Hasilkan nomor kartu uji yang valid Luhn untuk memeriksa formulir pembayaran dan alur checkout. Nomor palsu untuk pengembang dan QA, tanpa akun di baliknya, sehingga tidak dapat dikenakan biaya.
Nomor yang dihasilkan secara umum ditolak oleh sandbox pembayaran yang sebenarnya. Untuk menguji Stripe, PayPal, dan lainnya, gunakan kartu uji yang dipublikasikan di bawah ini.
Ya, itu legal: menghasilkan nomor kartu uji adalah praktik standar, dan pemroses seperti Stripe dan PayPal menerbitkan milik mereka sendiri. Tidak, Anda tidak dapat membeli apa pun: nomor ini melewati checksum Luhn tetapi tidak memiliki akun nyata di belakangnya, jadi setiap biaya nyata ditolak. Semuanya berjalan di browser Anda; tidak ada yang dikirim kepada kami atau disimpan.
Generator Kartu Kredit adalah alat yang membuat nomor kartu uji lolos validasi algoritma Luhn untuk keperluan pengujian formulir pembayaran dan alur checkout. Alat ini menyelesaikan masalah nyata bagi developer Indonesia: menguji sistem pembayaran tanpa pernah menyentuh data kartu asli yang sensitif. Dengan satu klik Anda bisa membuat hingga 100 catatan kartu lengkap (nomor, kedaluwarsa, CVV, nama, alamat) untuk semua skema besar. Setiap nomor lolos checksum Luhn, tetapi tidak memiliki rekening di baliknya dan tidak bisa ditagih. ToolsPivot merancang alat ini murni untuk pengembangan dan QA, bukan untuk transaksi.
Generator Kartu Kredit menghasilkan nomor kartu acak yang secara matematis valid namun sepenuhnya fiktif. Alat ini memilih prefix skema yang benar, mengisi badan nomor dengan digit acak, lalu menghitung digit cek Luhn di akhir. Karena rentang BIN antar-skema bisa tumpang tindih, ToolsPivot mengulang pembuatan sampai nomor terdeteksi kembali ke skema yang Anda minta, kemudian menyaring duplikat dari seluruh batch. Hasilnya adalah data uji yang bersih dan konsisten untuk dipakai berulang kali.
Pengguna utama alat ini adalah developer backend, tim QA, dan engineer otomasi yang membangun atau menguji alur pembayaran. Skenario paling umum mencakup validasi form checkout, pengujian integrasi gateway pembayaran, uji masking data pada database, dan demo produk tanpa membocorkan informasi kartu asli. Di Indonesia, kebutuhan ini kuat di kalangan pengembang toko online yang mengintegrasikan Midtrans atau Xendit.
Masalah utamanya adalah risiko memakai nomor kartu nyata untuk menguji sistem yang belum matang. Menggunakan kartu asli, bahkan hanya untuk cek format, membuka celah kebocoran data dan pelanggaran kepatuhan PCI-DSS. Solusinya adalah data non-sensitif yang tetap lolos validasi format, sehingga formulir Anda menerima input yang benar tanpa satu pun angka asli beredar. Untuk memverifikasi logika deteksi Anda secara terpisah, pasangkan alat ini dengan validator kartu kredit.
Alat ini paling berguna saat Anda perlu banyak input kartu yang valid secara format tetapi tidak boleh menyentuh data asli. Ini adalah kondisi standar dalam pengembangan awal, pengujian unit, dan otomasi QA sebelum integrasi gateway sungguhan dimulai. Berikut skenario spesifik yang paling sering muncul.
Perlu dicatat, alat ini bukan untuk melewati verifikasi berbayar, uji coba gratis, atau transaksi apa pun. Nomor generik ini juga akan ditolak sandbox gateway resmi, sehingga untuk integrasi live Anda tetap butuh kartu uji dari penyedia.
Konteks: Developer UMKM di Bandung sedang membangun halaman checkout Tokopedia-like sebelum go-live. Proses:
Konteks: Tim QA startup fintech Jakarta menjalankan regression test harian pada alur pembayaran. Proses:
Konteks: Engineer di Surabaya perlu 10.000 catatan kartu untuk load test database staging. Proses:
Konteks: Agensi digital di Yogyakarta mendemokan sistem kasir ke calon klien UMKM. Proses:
Nomor kartu generik yang lolos Luhn tidak akan diterima oleh sandbox gateway pembayaran resmi. Midtrans dan Xendit, dua gateway paling populer di Indonesia, hanya mengenali daftar nomor kartu uji yang mereka terbitkan sendiri untuk mode sandbox. Karena itu, ToolsPivot menyematkan referensi kartu sandbox resmi dari Stripe, PayPal, Adyen, dan Square langsung di dalam alat. Untuk uji masking data yang sering menyertai integrasi ini, Anda bisa menambahkan utilitas enkripsi kata sandi ke alur kerja.
Poin Penting:
Algoritma Luhn adalah rumus checksum yang memvalidasi keabsahan format nomor kartu, bukan keaslian rekeningnya. Rumus ini, dikenal juga sebagai Mod 10, dirancang untuk menangkap kesalahan ketik saat input, misalnya digit tertukar, bukan untuk mencegah penipuan. Nomor yang lolos Luhn hanya berarti strukturnya benar secara matematis, sama sekali tidak menandakan ada dana atau bank di baliknya. Untuk mengubah data hasil menjadi hash saat menguji penyimpanan, Anda bisa memakai generator hash MD5.
Poin Penting:
Generator kartu kredit adalah alat yang membuat nomor kartu uji lolos algoritma Luhn untuk pengujian perangkat lunak. Nomor ini secara format tampak valid namun tidak terhubung ke rekening nyata mana pun. Fungsinya khusus untuk developer dan tim QA yang menguji formulir dan alur pembayaran.
Tidak, nomor ini tidak bisa dipakai untuk transaksi apa pun. Meski lolos checksum Luhn, tidak ada rekening atau dana di baliknya, sehingga tidak akan pernah bisa ditagih. Nomor ini murni untuk simulasi dan pengujian.
Menggunakan nomor kartu uji untuk pengembangan dan QA adalah praktik standar yang legal di industri perangkat lunak. Yang tidak legal adalah menyalahgunakan nomor untuk penipuan atau mencoba melewati verifikasi pembayaran. Alat ini dirancang murni untuk tujuan pengujian yang sah.
Tidak, nomor generik dari alat ini akan ditolak oleh sandbox Midtrans maupun Xendit. Kedua gateway hanya menerima nomor kartu uji resmi yang mereka terbitkan sendiri. Karena itu alat ini menyediakan panel referensi kartu sandbox resmi dari beberapa prosesor besar.
Algoritma Luhn, atau Mod 10, adalah rumus checksum untuk memvalidasi format nomor kartu. Rumus ini dirancang menangkap kesalahan ketik, bukan mencegah penipuan. Lolos Luhn hanya berarti struktur nomor benar secara matematis.
Anda bisa membuat 1 hingga 100 kartu dalam satu proses, dan seluruh batch otomatis disaring dari duplikat. Untuk kebutuhan lebih besar seperti seed database, jalankan beberapa batch berurutan. Setiap batch tetap unik dan konsisten.
Mode valid menghasilkan kartu yang lolos semua cek format untuk menguji jalur sukses. Mode invalid sengaja membuat kartu rusak, seperti kedaluwarsa, gagal Luhn, panjang salah, atau CVV keliru, masing-masing ditandai jenis masalahnya. Mode invalid ini penting untuk menguji penanganan error aplikasi Anda.
Tidak, seluruh proses berjalan sepenuhnya di browser Anda tanpa server. Tidak ada nomor yang dikirim, dicatat, atau disimpan di mana pun. Setelah tab ditutup, data hasil hilang seluruhnya.
Alat mendukung ekspor List, CSV, JSON, Pipe, serta fixture untuk Playwright/Cypress dan Selenium (Python). Anda juga bisa menyalin per kartu, menyalin semua, atau mengunduh seluruh set. Pilih format yang sesuai dengan kerangka uji Anda.
Alat mendukung Visa, Mastercard termasuk seri-2, Amex, Discover, JCB, Diners, UnionPay, RuPay, Maestro, Verve, serta opsi campuran acak. Setiap nomor dicek ulang agar benar-benar cocok dengan skema yang Anda pilih. Cakupan ini menutupi hampir semua kebutuhan pengujian pembayaran.
BIN (Bank Identification Number) adalah digit awal yang menandai penerbit dan skema kartu. Ya, Anda bisa memasukkan prefix BIN kustom, dan alat akan melengkapi sisa nomor secara otomatis lalu mendeteksi skemanya. Ini berguna saat Anda perlu meniru penerbit tertentu dalam pengujian. Untuk validasi kekuatan kredensial lain, tersedia pula pemeriksa kekuatan kata sandi.
Pilih format ekspor Playwright/Cypress, lalu tempel fixture hasilnya langsung ke berkas uji Anda. Data siap dipakai tanpa perlu diformat ulang secara manual. Jika skenario Anda melibatkan nominal Rupiah, lengkapi dengan konversi mata uang untuk menyiapkan nilai uji.