Masukkan URL
WHOIS Lookup adalah alat yang menampilkan informasi registrasi domain termasuk pemilik, tanggal pendaftaran, registrar, dan masa berlaku dalam hitungan detik. Setiap hari ribuan pemilik bisnis online di Indonesia membutuhkan data domain untuk verifikasi kepemilikan, negosiasi pembelian, atau investigasi keamanan. ToolsPivot menyediakan WHOIS Lookup gratis yang mengakses database registrar global untuk memberikan informasi domain lengkap tanpa perlu keahlian teknis.
WHOIS Lookup ToolsPivot mengambil data registrasi domain langsung dari database ICANN dan registrar resmi di seluruh dunia. Cukup masukkan nama domain, alat ini akan menampilkan informasi pemilik (registrant), kontak administratif, name server, tanggal registrasi, tanggal kedaluwarsa, dan status domain secara real-time. Sistem mendukung semua ekstensi domain populer termasuk .com, .id, .co.id, dan ratusan TLD lainnya.
Pelaku bisnis digital, praktisi SEO, developer web, dan investor domain menggunakan WHOIS Lookup untuk berbagai keperluan. UMKM yang ingin membeli domain kompetitor, startup yang memverifikasi partner bisnis, hingga tim keamanan yang menginvestigasi website mencurigakan semuanya membutuhkan akses data registrasi domain yang akurat.
Tanpa WHOIS Lookup, Anda harus menghubungi registrar satu per satu atau menebak-nebak siapa pemilik domain tertentu. Proses manual ini memakan waktu berjam-jam dan sering menghasilkan informasi tidak lengkap. Dengan WHOIS Lookup ToolsPivot, Anda mendapatkan seluruh data registrasi dalam 2-3 detik dengan akurasi dari sumber database resmi.
Verifikasi Kepemilikan Domain Instan: Konfirmasi identitas pemilik website sebelum melakukan transaksi bisnis atau kerjasama, mengurangi risiko penipuan online yang semakin marak di Indonesia.
Identifikasi Peluang Akuisisi Domain: Temukan domain yang mendekati masa kedaluwarsa untuk peluang pembelian. Kombinasikan dengan pemeriksa ketersediaan domain untuk strategi akuisisi yang komprehensif.
Investigasi Website Mencurigakan: Lacak pemilik website phishing atau penipuan online untuk keperluan pelaporan ke pihak berwenang atau proteksi brand Anda.
Data untuk Negosiasi Pembelian: Dapatkan informasi kontak pemilik domain yang Anda inginkan untuk memulai negosiasi pembelian atau partnership.
Audit Kompetitor Digital: Analisis portfolio domain kompetitor untuk memahami strategi digital mereka. Gunakan bersama pemeriksa SEO website untuk analisis kompetitif menyeluruh.
Validasi Sebelum Transaksi Online: Verifikasi legitimasi toko online atau website bisnis sebelum melakukan pembayaran, terutama untuk transaksi di luar marketplace terpercaya seperti Tokopedia atau Shopee.
Monitoring Masa Berlaku Domain: Pantau tanggal kedaluwarsa domain bisnis Anda dan kompetitor untuk mencegah kehilangan domain penting atau menangkap peluang akuisisi.
Database Registrar Global: Mengakses data dari ICANN dan registrar resmi di seluruh dunia termasuk registrar Indonesia seperti PANDI untuk domain .id.
Informasi Registrant Lengkap: Menampilkan nama, organisasi, alamat, email, dan nomor telepon pemilik domain sesuai data yang terdaftar.
Data Name Server: Menunjukkan name server yang digunakan domain, berguna untuk mengidentifikasi provider hosting. Untuk analisis lebih detail, gunakan pencarian DNS.
Status Domain Real-time: Menampilkan status aktif, pending transfer, redemption period, atau client hold yang mempengaruhi ketersediaan domain.
Tanggal Registrasi & Kedaluwarsa: Informasi kapan domain pertama didaftarkan dan kapan masa berlakunya berakhir. Lengkapi dengan pemeriksa usia domain untuk analisis historis.
Dukungan Multi-TLD: Mendukung ratusan ekstensi domain termasuk .com, .net, .org, .id, .co.id, .ac.id, dan TLD internasional lainnya.
Deteksi Privacy Protection: Mengidentifikasi apakah domain menggunakan layanan perlindungan privasi yang menyembunyikan informasi pemilik sebenarnya.
Informasi Registrar: Menampilkan nama registrar tempat domain didaftarkan beserta URL registrar untuk keperluan kontak lebih lanjut.
Riwayat Update Domain: Menunjukkan tanggal terakhir data WHOIS diperbarui untuk memastikan Anda mendapatkan informasi terkini.
Export Data Hasil: Salin atau simpan hasil WHOIS untuk dokumentasi, laporan investigasi, atau arsip bisnis.
Masukkan Nama Domain: Ketik domain lengkap yang ingin dicek (contoh: tokoonline.co.id) pada kolom input tanpa perlu menyertakan "http://" atau "www".
Klik Tombol Lookup: Tekan tombol untuk memulai proses pencarian data di database registrar global dan regional.
Sistem Query Database: ToolsPivot mengirim permintaan ke server WHOIS yang mengelola TLD domain tersebut dan mengambil data registrasi terbaru.
Tampilan Hasil Terstruktur: Informasi ditampilkan dalam format terorganisir dengan kategori jelas: registrant, admin contact, tech contact, name servers, dan tanggal penting.
Analisis atau Export Data: Baca informasi yang ditampilkan untuk kebutuhan Anda atau salin data untuk dokumentasi dan analisis lebih lanjut.
WHOIS Lookup paling berharga saat Anda membutuhkan verifikasi kepemilikan atau data registrasi domain untuk keputusan bisnis penting. Alat ini menjadi krusial dalam situasi yang memerlukan due diligence atau investigasi digital.
Sebelum Membeli Domain Premium: Verifikasi kepemilikan dan data kontak untuk memastikan transaksi aman dengan penjual yang legitimate.
Investigasi Email Phishing: Cek domain pengirim email mencurigakan untuk mengidentifikasi potensi penipuan sebelum mengklik link berbahaya.
Audit Partner Bisnis Baru: Verifikasi website calon partner atau supplier untuk memastikan legitimasi bisnis mereka.
Monitoring Kompetitor: Lacak portfolio domain dan strategi digital kompetitor di industri Anda.
Sebelum Transaksi di Website Baru: Cek legitimasi toko online di luar marketplace besar sebelum melakukan pembayaran.
Perencanaan Akuisisi Domain: Identifikasi pemilik domain yang ingin Anda beli dan cari tahu kapan domain tersebut kedaluwarsa.
Investigasi Pelanggaran Brand: Lacak pemilik domain yang menyalahgunakan merek dagang atau brand Anda.
Verifikasi Website untuk Backlink: Sebelum membangun backlink, verifikasi kepemilikan website partner dengan pemeriksa backlink.
Untuk domain dengan privacy protection, informasi pemilik mungkin tersembunyi di balik layanan proxy registrar.
Konteks: Pembeli ingin membeli produk dari website UMKM yang baru ditemukan di luar marketplace. Proses:
Konteks: Tim keamanan perusahaan menerima laporan website yang meniru brand mereka. Proses:
Konteks: Investor domain ingin membeli domain premium dari pihak ketiga. Proses:
Konteks: Digital agency menganalisis strategi domain klien kompetitor. Proses:
Konteks: Publisher affiliate ingin memverifikasi legitimasi program affiliate baru. Proses:
Data WHOIS menampilkan beberapa kategori informasi penting yang perlu Anda pahami untuk interpretasi yang akurat.
Registrant Information: Pemilik domain yang terdaftar secara legal. Jika menampilkan "REDACTED FOR PRIVACY" atau nama perusahaan proxy, domain menggunakan layanan perlindungan privasi.
Administrative Contact: Kontak yang bertanggung jawab atas administrasi domain, sering kali sama dengan registrant untuk domain personal atau bisnis kecil.
Technical Contact: Kontak teknis yang mengelola aspek teknis domain seperti DNS dan hosting.
Domain Status: Kode status seperti "clientTransferProhibited" menunjukkan domain dilindungi dari transfer tidak sah. Status "redemptionPeriod" berarti domain baru kedaluwarsa dan masih bisa dipulihkan pemilik.
Name Servers: Server yang mengarahkan domain ke hosting. Gunakan konverter domain ke IP untuk mengetahui IP address server.
Untuk domain dengan ekstensi .id dan turunannya (.co.id, .ac.id, .or.id), WHOIS Lookup mengakses database PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) sebagai registry resmi.
Persyaratan Domain .co.id: Memerlukan SIUP atau dokumen bisnis legal, sehingga data WHOIS domain .co.id umumnya menampilkan informasi bisnis yang terverifikasi.
Domain .id Personal: Tersedia untuk individu WNI dengan KTP, memberikan fleksibilitas lebih dibanding .co.id untuk keperluan personal branding.
Verifikasi Lokal: Domain Indonesia umumnya memiliki data registrant lebih akurat karena persyaratan verifikasi PANDI yang ketat.
WHOIS Lookup adalah layanan yang menampilkan data registrasi domain publik dari database registrar resmi. Bagi bisnis online Indonesia, ini penting untuk verifikasi partner, investigasi penipuan, dan due diligence sebelum transaksi digital.
Ya, WHOIS Lookup ToolsPivot sepenuhnya gratis tanpa batasan jumlah pencarian harian. Anda bisa melakukan lookup unlimited untuk kebutuhan bisnis atau personal.
Domain dengan layanan privacy protection atau WHOIS guard menyembunyikan informasi pemilik di balik data proxy registrar. Ini legal dan umum digunakan untuk melindungi privasi, namun juga sering disalahgunakan oleh website mencurigakan.
Lihat field "Creation Date" atau "Registration Date" pada hasil WHOIS untuk tanggal domain pertama didaftarkan. Untuk analisis usia lebih detail dengan perhitungan otomatis, gunakan pemeriksa usia domain ToolsPivot.
Data WHOIS diambil langsung dari database registrar resmi dan umumnya akurat. Namun, beberapa registrar memiliki delay update hingga 24-48 jam setelah perubahan data oleh pemilik domain.
Ya, sistem mendukung semua ekstensi domain Indonesia termasuk .id, .co.id, .ac.id, .or.id, .web.id, dan lainnya dengan mengakses database PANDI secara langsung.
Status ini menunjukkan domain dikunci dari transfer tidak sah oleh registrar. Ini adalah fitur keamanan normal yang melindungi domain dari pembajakan atau transfer tanpa izin pemilik.
Meski informasi pemilik tersembunyi, Anda bisa menghubungi melalui email forwarding yang disediakan layanan privacy protection atau mengirim permintaan resmi ke registrar dengan alasan legitimate.
WHOIS Lookup membantu identifikasi red flags seperti domain baru (<6 bulan), privacy protection pada toko online, atau inkonsistensi data. Kombinasikan dengan pemeriksa blacklist untuk analisis keamanan komprehensif.
WHOIS menampilkan data kepemilikan dan registrasi domain, sementara DNS Lookup menunjukkan konfigurasi teknis seperti A record, MX record, dan name server. Keduanya memberikan informasi berbeda tentang domain yang sama.
Hasil WHOIS menampilkan name server, bukan IP address langsung. Untuk mengetahui IP address domain, gunakan cek IP address atau konverter domain ke IP.
Data WHOIS biasanya tetap tersedia selama masa redemption period (30-45 hari) dan pending delete period (5 hari) setelah domain kedaluwarsa. Setelah domain dihapus sepenuhnya, data historis mungkin tidak lagi tersedia.
Hak Cipta © 2018-2026 oleh ToolsPivot.com. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.
