Pemeriksa Usia Domain


Masukkan URL



Domain age checker adalah alat online gratis yang menampilkan tanggal registrasi pertama sebuah domain dan menghitung usianya secara otomatis. Bagi praktisi SEO Indonesia, umur domain menjadi salah satu faktor penting dalam menilai kredibilitas website karena domain yang lebih tua cenderung memiliki trust score lebih tinggi di mata Google. Alat ini membantu Anda menganalisis kompetitor, mengevaluasi domain untuk pembelian, atau memverifikasi legitimasi sebuah website sebelum bertransaksi di marketplace seperti Tokopedia atau Shopee.

Gambaran Umum Domain Age Checker ToolsPivot

Fungsi Inti

Domain age checker ToolsPivot bekerja dengan mengakses database WHOIS global untuk mengambil informasi registrasi domain. Anda cukup memasukkan URL atau nama domain, lalu alat ini akan menampilkan tanggal pembuatan domain, tanggal kedaluwarsa, dan perhitungan usia dalam tahun, bulan, serta hari. Proses pengecekan berlangsung dalam hitungan detik tanpa memerlukan registrasi.

Pengguna Utama & Kasus Penggunaan

Praktisi SEO menggunakan alat ini untuk riset kompetitor dan analisis backlink. Pelaku UMKM memanfaatkannya untuk memverifikasi kredibilitas supplier atau partner bisnis online. Investor domain mengecek usia domain sebelum membeli di lelang domain.

Masalah & Solusi

Banyak pebisnis online Indonesia tertipu oleh website palsu yang terlihat profesional namun baru dibuat kemarin. Dengan mengecek umur domain melalui pencarian WHOIS, Anda bisa langsung mengetahui apakah sebuah website sudah beroperasi cukup lama untuk dipercaya atau baru muncul beberapa bulan terakhir.

Manfaat Utama Domain Age Checker

  • Evaluasi Kredibilitas Website Instan: Ketahui dalam hitungan detik apakah website yang Anda kunjungi sudah berdiri bertahun-tahun atau baru dibuat minggu lalu, membantu menghindari penipuan online yang marak di Indonesia.

  • Analisis Kompetitor Lebih Mendalam: Pahami seberapa lama kompetitor sudah berkecimpung di industri dengan melihat usia domain mereka, informasi penting untuk menyusun strategi SEO yang realistis.

  • Due Diligence Pembelian Domain: Sebelum membeli domain bekas di marketplace domain, verifikasi usianya untuk memastikan Anda mendapatkan nilai sesuai harga yang diminta oleh penjual.

  • Indikator Trust Score SEO: Domain yang lebih tua umumnya memiliki domain authority lebih tinggi karena telah mengumpulkan sinyal kepercayaan dari Google selama bertahun-tahun.

  • Deteksi Website Scam: Website penipuan sering menggunakan domain baru yang dibuat khusus untuk menipu, sehingga mengecek umur domain bisa menjadi langkah preventif sederhana.

  • Validasi Partner Bisnis Online: UMKM yang ingin bekerja sama dengan supplier atau reseller online bisa memverifikasi legitimasi bisnis mereka melalui usia domain website perusahaan tersebut.

  • Riset Investasi Domain: Investor domain profesional menggunakan data umur domain sebagai salah satu metrik untuk menentukan valuasi domain yang akan dibeli atau dijual.

Fitur Inti Domain Age Checker

  • Pengecekan Tanggal Registrasi: Menampilkan tanggal tepat kapan domain pertama kali didaftarkan di registrar, memberikan data historis yang akurat untuk analisis Anda.

  • Kalkulasi Usia Otomatis: Menghitung usia domain dalam format tahun, bulan, dan hari secara otomatis sehingga Anda tidak perlu menghitung manual dari tanggal registrasi.

  • Informasi Tanggal Kedaluwarsa: Menunjukkan kapan domain akan expired, berguna untuk memantau domain kompetitor yang mungkin akan segera tersedia di pasar.

  • Data Registrar Domain: Menampilkan informasi tentang perusahaan registrar tempat domain didaftarkan, apakah itu GoDaddy, Namecheap, atau registrar lokal Indonesia.

  • Dukungan Semua Ekstensi Domain: Mendukung pengecekan domain dengan berbagai ekstensi populer termasuk .com, .id, .co.id, .net, .org, dan ratusan TLD lainnya.

  • Bulk Domain Check: Memungkinkan pengecekan beberapa domain sekaligus untuk efisiensi kerja saat menganalisis portofolio domain atau daftar kompetitor dalam jumlah besar.

  • Hasil Instan Tanpa Registrasi: Dapatkan hasil dalam hitungan detik tanpa perlu membuat akun, memasukkan email, atau melalui proses verifikasi apapun.

  • Integrasi Data WHOIS: Menarik data langsung dari database WHOIS global yang terupdate, memastikan akurasi informasi yang ditampilkan kepada pengguna.

  • Interface Mobile-Friendly: Tampilan responsif yang optimal di smartphone, memudahkan pengecekan saat Anda sedang mobile atau tidak di depan komputer.

  • Export Hasil Pengecekan: Simpan hasil pengecekan dalam format yang mudah dibagikan untuk keperluan laporan atau dokumentasi analisis domain.

Cara Kerja Domain Age Checker ToolsPivot

  1. Masukkan Domain: Ketik atau paste nama domain yang ingin dicek pada kolom input. Anda bisa memasukkan dengan atau tanpa prefix "www" maupun protokol "https://".

  2. Klik Tombol Cek: Tekan tombol "Check Domain Age" untuk memulai proses pengecekan. Sistem akan langsung mengakses database WHOIS untuk mengambil informasi domain.

  3. Proses Query WHOIS: Alat ini mengirim permintaan ke server WHOIS yang sesuai berdasarkan ekstensi domain untuk mengambil data registrasi lengkap.

  4. Kalkulasi Usia Domain: Sistem menghitung selisih antara tanggal registrasi pertama dengan tanggal hari ini untuk menghasilkan usia domain yang akurat.

  5. Tampilkan Hasil Lengkap: Informasi umur domain beserta tanggal registrasi, kedaluwarsa, dan data registrar ditampilkan dalam format yang mudah dipahami.

Kapan Menggunakan Domain Age Checker

Pengecekan umur domain paling berharga dilakukan saat Anda membutuhkan informasi kredibilitas atau historis sebuah website. Alat ini menjadi sangat berguna dalam konteks bisnis online Indonesia di mana verifikasi kepercayaan menjadi krusial untuk menghindari penipuan. Berikut skenario penggunaan yang paling umum:

  • Sebelum Transaksi Online: Cek umur domain toko online sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar untuk memverifikasi bahwa toko tersebut bukan website penipuan yang baru dibuat.

  • Riset SEO Kompetitor: Analisis usia domain kompetitor untuk memahami mengapa mereka memiliki profil backlink yang kuat dan ranking tinggi di Google.

  • Evaluasi Domain untuk Dibeli: Sebelum membeli domain bekas di Sedo, Flippa, atau marketplace domain lainnya, verifikasi klaim penjual tentang usia domain tersebut.

  • Audit Website Klien: Saat menerima proyek SEO baru, cek umur domain klien sebagai bagian dari audit awal untuk menyusun ekspektasi hasil yang realistis.

  • Verifikasi Supplier atau Vendor: UMKM yang mencari supplier baru bisa mengecek usia website supplier untuk menilai apakah bisnis tersebut sudah mapan.

  • Deteksi Phishing Site: Website phishing sering menggunakan domain baru untuk meniru website resmi, pengecekan umur bisa membantu mengidentifikasi situs palsu.

  • Analisis Portofolio Domain: Investor domain menggunakan alat ini untuk mengevaluasi koleksi domain mereka dan menentukan mana yang memiliki nilai jual tinggi.

Pengecualian: Domain baru tidak selalu berarti tidak terpercaya, banyak bisnis legit yang memang baru memulai operasi online mereka.

Kasus Penggunaan / Aplikasi

Verifikasi Toko Online Sebelum Checkout

Konteks: Pembeli online Indonesia ingin membeli gadget dari toko online yang menawarkan harga jauh di bawah pasar.

Proses:

  • Salin URL toko online dari browser
  • Masukkan ke domain age checker ToolsPivot
  • Analisis hasil: domain baru 2 bulan dengan harga terlalu murah menjadi red flag

Hasil: Pembeli terhindar dari potensi penipuan senilai jutaan rupiah dengan mengidentifikasi toko yang baru dibuat khusus untuk menipu.

Analisis Kompetitor untuk Strategi SEO

Konteks: Agensi digital marketing sedang menyusun strategi SEO untuk klien UMKM yang ingin bersaing di industri fashion online.

Proses:

  • Kumpulkan daftar 10 kompetitor utama dari hasil pencarian Google
  • Cek umur domain masing-masing kompetitor
  • Kombinasikan dengan data dari pemeriksa SEO website untuk gambaran lengkap

Hasil: Tim menemukan bahwa kompetitor dengan ranking tertinggi memiliki domain berusia 8-12 tahun, menyesuaikan timeline dan ekspektasi untuk klien.

Due Diligence Pembelian Domain Bekas

Konteks: Startup teknologi ingin membeli domain premium yang dijual di marketplace domain dengan harga Rp 50 juta.

Proses:

  • Verifikasi usia domain sesuai klaim penjual
  • Cek apakah domain pernah di-drop atau re-register
  • Periksa juga status SSL dan riwayat website

Hasil: Pembeli menemukan bahwa domain sebenarnya baru di-register ulang 6 bulan lalu, bukan 10 tahun seperti diklaim, menghindari kerugian puluhan juta.

Investigasi Website Supplier B2B

Konteks: Pemilik UMKM kuliner mendapat penawaran bahan baku murah dari supplier yang menghubungi via WhatsApp dengan website perusahaan.

Proses:

  • Input URL website supplier ke domain age checker
  • Cek informasi hosting untuk verifikasi tambahan
  • Bandingkan dengan supplier established yang sudah dikenal

Hasil: Domain supplier ternyata baru berusia 3 minggu, pemilik UMKM memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi dan menghindari potensi penipuan DP.

Audit SEO untuk Klien Baru

Konteks: Konsultan SEO freelance menerima proyek optimasi untuk website e-commerce lokal yang mengeluh traffic turun drastis.

Proses:

Hasil: Audit mengungkap domain berusia 5 tahun dengan authority bagus, masalah teridentifikasi pada technical SEO bukan pada trust domain.

Interpretasi Hasil Domain Age Checker

Memahami hasil pengecekan umur domain memerlukan konteks industri dan tujuan analisis Anda. Domain yang berusia lebih dari 5 tahun umumnya dianggap established dan memiliki kredibilitas tinggi di mata Google. Domain berusia 2-5 tahun berada di kategori menengah, sudah cukup untuk membangun kepercayaan namun masih perlu upaya SEO aktif. Domain di bawah 1 tahun masih dalam fase "sandbox" Google dan memerlukan waktu lebih lama untuk ranking.

Faktor Penilaian Tambahan:

  • Konsistensi Registrasi: Domain yang terus diperpanjang tanpa pernah expired menunjukkan komitmen pemilik
  • Riwayat Kepemilikan: Periksa apakah domain pernah berganti pemilik melalui data DNS
  • Korelasi dengan Authority: Domain tua belum tentu memiliki authority tinggi jika tidak dikelola dengan baik

Untuk analisis yang lebih komprehensif, kombinasikan data umur domain dengan metrik SEO lainnya seperti Moz Rank dan jumlah backlink berkualitas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu domain age dan mengapa penting untuk SEO?

Domain age adalah usia sebuah domain dihitung dari tanggal registrasi pertama hingga saat ini. Untuk SEO, domain yang lebih tua cenderung memiliki trust score lebih tinggi karena Google menganggap website yang sudah lama beroperasi lebih kredibel dibandingkan website baru.

Apakah domain age checker ToolsPivot gratis?

Ya, domain age checker ToolsPivot sepenuhnya gratis digunakan tanpa batasan jumlah pengecekan. Anda tidak perlu registrasi atau login untuk mengakses fitur pengecekan umur domain.

Bagaimana cara mengecek umur domain website?

Masukkan nama domain atau URL website ke kolom input, lalu klik tombol cek. Hasil akan muncul dalam hitungan detik menampilkan tanggal registrasi, usia domain, dan tanggal kedaluwarsa.

Apakah umur domain mempengaruhi ranking Google?

Domain age merupakan salah satu faktor ranking Google, meskipun bukan yang paling dominan. Domain tua yang dikelola dengan baik cenderung memiliki keunggulan karena sudah mengumpulkan backlink dan sinyal kepercayaan selama bertahun-tahun.

Bisakah saya mengecek umur domain .id atau .co.id?

Ya, alat ini mendukung semua ekstensi domain termasuk domain Indonesia seperti .id, .co.id, .or.id, dan .web.id. Data diambil dari database WHOIS Indonesia yang terintegrasi dengan sistem global.

Apa perbedaan domain age checker dengan WHOIS lookup?

Domain age checker fokus menampilkan usia domain dalam format yang mudah dipahami, sedangkan WHOIS lookup menampilkan data registrasi lengkap termasuk informasi kontak pemilik domain. Keduanya bisa dikombinasikan untuk analisis server yang lebih lengkap.

Apakah domain baru bisa ranking tinggi di Google?

Domain baru bisa ranking tinggi jika memiliki konten berkualitas, struktur SEO yang baik, dan strategi link building yang tepat. Namun proses ini memerlukan waktu lebih lama dibandingkan domain yang sudah established. Gunakan riset keyword yang tepat untuk mempercepat proses.

Bagaimana cara mengetahui domain pernah expired sebelumnya?

Riwayat domain yang pernah expired atau di-drop biasanya terlihat dari tanggal registrasi yang lebih baru dibandingkan tanggal domain pertama kali muncul. Kombinasikan pengecekan dengan ketersediaan domain historis untuk analisis lebih detail.

Berapa umur domain ideal untuk bisnis online?

Tidak ada patokan pasti, namun domain berusia minimal 2 tahun sudah cukup untuk membangun kredibilitas dasar. Yang lebih penting adalah konsistensi pengelolaan konten dan SEO sejak domain aktif.

Apakah membeli domain tua menjamin ranking bagus?

Tidak selalu. Domain tua yang pernah digunakan untuk spam atau memiliki riwayat penalty Google justru bisa merugikan. Selalu lakukan due diligence lengkap sebelum membeli domain bekas termasuk mengecek riwayat backlink dan konten sebelumnya.

Bagaimana domain age mempengaruhi Google Ads?

Domain yang lebih tua cenderung mendapat quality score lebih baik di Google Ads karena dianggap lebih terpercaya. Ini bisa menghasilkan biaya per klik yang lebih rendah dan posisi iklan yang lebih baik.

Bisakah mengecek banyak domain sekaligus?

Ya, ToolsPivot menyediakan fitur bulk check yang memungkinkan pengecekan beberapa domain dalam satu sesi. Fitur ini sangat berguna untuk analisis kompetitor atau evaluasi portofolio domain dalam jumlah besar.


LATEST BLOGS


Report a Bug
Logo

CONTACT US

marketing@toolspivot.com

ADDRESS

Ward No.1, Nehuta, P.O - Kusha, P.S - Dobhi, Gaya, Bihar, India, 824220

Our Most Popular Tools