Untuk menggunakan pemeriksa plagiarisme ini, silakan salin dan tempel konten Anda di kotak di bawah ini, lalu klik tombol biru besar bertuliskan "Periksa Plagiarisme!". Kemudian duduklah dan saksikan artikel Anda dipindai untuk mendeteksi konten yang duplikat.
Cek plagiarisme adalah proses memeriksa apakah sebuah teks mengandung bagian yang sama atau mirip dengan konten yang sudah terbit di internet. Alat Cek Plagiarisme ToolsPivot memindai tulisan Anda kalimat per kalimat, menandai bagian yang cocok dengan halaman web publik, lalu menampilkan persentase keaslian beserta tautan sumbernya. Alat ini gratis, tidak butuh pendaftaran, dan cocok untuk penulis konten, blogger, praktisi SEO, hingga mahasiswa yang ingin melakukan pengecekan awal sebelum naskah dipublikasikan atau dikumpulkan.
Alat Cek Plagiarisme ToolsPivot bekerja dengan memecah teks menjadi kalimat, lalu mencari setiap kalimat sebagai frasa di mesin pencari untuk menemukan halaman yang memuat teks serupa. Setiap kalimat ditandai sebagai "Plagiat" atau "Unik", dan setiap sumber yang cocok ditampilkan lengkap dengan persentase kemiripannya. Anda bisa menempel teks langsung, mengunggah file, mengimpor dari Google Drive atau Dropbox, atau memasukkan URL halaman web. Pengecekan ini berbasis web, jadi membandingkan tulisan dengan halaman yang terindeks publik, bukan database jurnal akademik tertutup.
Pengguna utama alat ini adalah penulis konten, blogger, praktisi SEO, agensi digital, serta mahasiswa yang ingin memeriksa keaslian tulisan sebelum dipublikasikan. Blogger memakainya untuk memastikan artikel bebas konten duplikat sebelum tayang, tim SEO menghindari penalti dari Google, dan mahasiswa melakukan pengecekan awal pada draf tugas atau skripsi. Untuk UMKM yang menulis deskripsi produk di Tokopedia atau Shopee, alat ini membantu memastikan teks tidak menyalin toko lain.
Masalah utama yang dipecahkan adalah sulitnya mengetahui apakah sebuah tulisan benar-benar orisinal sebelum terbit. Tanpa pemeriksaan, konten duplikat bisa membuat artikel sulit menempati halaman pertama Google, bahkan berisiko di-deindex. Dengan laporan kalimat per kalimat dan tautan sumber, Anda langsung tahu bagian mana yang perlu ditulis ulang, sehingga revisi jadi terarah, bukan menebak-nebak.
Gratis tanpa pendaftaran: Anda bisa langsung memindai teks tanpa membuat akun atau membayar. Penggunaan terbuka dalam batas wajar, sehingga cocok untuk pengecekan rutin sehari-hari.
Laporan kalimat per kalimat: Setiap kalimat dinilai terpisah sebagai plagiat atau unik, bukan sekadar satu angka total. Anda jadi tahu persis kalimat mana yang harus diperbaiki. Padukan dengan penghitung kata untuk memantau panjang naskah sekaligus.
Tautan sumber langsung: Setiap kemiripan disertai tautan ke halaman aslinya beserta persentase kecocokan. Ini memudahkan Anda memverifikasi apakah itu kutipan wajar atau benar-benar jiplakan.
Sinyal parafrase dan konten AI: Selain mencocokkan teks persis, alat ini punya lapisan semantik yang membantu menandai teks hasil parafrase, plus estimasi seberapa besar kemungkinan teks ditulis AI. Keduanya bersifat sinyal, bukan kesimpulan pasti.
Mendukung banyak bahasa: Selain Bahasa Indonesia dan Inggris, alat ini menyegmentasi naskah dalam aksara tanpa spasi seperti Mandarin, Jepang, dan Thai. Cocok untuk konten multibahasa.
Perbaikan langsung lewat parafrase: Tombol "Make It Unique" (Jadikan Unik) mengirim bagian yang ditandai ke alat parafrase untuk ditulis ulang, jadi Anda tidak perlu pindah aplikasi.
Laporan bisa diunduh: Hasil pengecekan bisa disimpan sebagai PDF berlogo lengkap dengan ringkasan, rincian kalimat, dan daftar sumber. Berguna sebagai arsip atau lampiran untuk klien.
Dua mode tampilan hasil: Mode "Sentence Wise" (per kalimat) menandai tiap kalimat sebagai plagiat atau unik, sedangkan "Document View" (tampilan dokumen) menyorot bagian yang tersalin di dalam teks utuh. Anda bebas berpindah sesuai kebutuhan.
Ringkasan persentase keaslian: Alat menampilkan angka SIMILAR dan ORIGINAL di bagian atas laporan, memberi gambaran cepat seberapa orisinal naskah secara keseluruhan.
Panel sumber yang cocok: Setiap sumber muncul dengan persentase kemiripan, tombol untuk membuka halaman, dan opsi mengecualikan sumber tertentu dari perhitungan.
Kolom kecualikan URL (Exclude URL): Anda bisa melewati domain tertentu, misalnya situs Anda sendiri, agar kecocokan dari halaman itu tidak ikut dihitung sebagai plagiat.
Deteksi parafrase semantik: Lapisan tambahan memeriksa kemiripan makna, bukan hanya kata yang sama persis, sehingga teks yang sekadar diubah susunannya tetap bisa tertandai. Ambang batasnya sengaja dibuat konservatif untuk menekan kesalahan tanda.
Estimasi konten AI: Sebuah indikator memperkirakan seberapa besar kemungkinan teks dihasilkan AI, ditampilkan sebagai rentang persentase dengan catatan bahwa ini sinyal, bukan bukti.
Beragam metode masukan: Tempel teks, unggah file DOC, DOCX, RTF, TXT, atau PDF, impor dari Dropbox dan Google Drive, atau cek langsung sebuah halaman web lewat URL.
Perbandingan dan pembersihan teks: Untuk membandingkan dua versi naskah secara manual, gunakan bandingkan dua teks; sedangkan untuk merapikan daftar berulang, hapus baris duplikat bisa membantu sebelum pengecekan.
Laporan siap unduh: Simpan hasil sebagai PDF berlogo melalui fungsi cetak browser untuk dokumentasi atau pelaporan ke klien.
Integrasi pemeriksaan tata bahasa: Setelah merevisi bagian yang ditandai, periksa kembali kualitas tulisan dengan pemeriksa tata bahasa agar hasil akhir tetap rapi.
Memakai alat ini hanya butuh beberapa langkah sederhana.
Masukkan teks Anda. Tempel naskah ke kotak input, unggah file, impor dari Google Drive atau Dropbox, atau masukkan URL halaman yang ingin diperiksa.
Mulai pemindaian. Klik tombol cek, lalu alat akan memecah teks menjadi kalimat dan mencocokkannya dengan halaman web yang terindeks.
Baca hasilnya. Lihat persentase keaslian, lalu telusuri mode "Sentence Wise" atau "Document View" untuk menemukan kalimat yang ditandai.
Saring sumber. Kecualikan domain Anda sendiri lewat kolom kecualikan URL agar kecocokan internal tidak terhitung sebagai plagiat.
Perbaiki dan simpan. Gunakan "Make It Unique" untuk menulis ulang bagian bermasalah, lalu unduh laporan akhir sebagai PDF.
Alat ini paling berguna tepat sebelum sebuah teks dipublikasikan atau dikumpulkan. Pengecekan di tahap akhir penyuntingan memastikan tidak ada bagian yang tanpa sadar menyalin sumber lain.
Selain pengecekan keaslian, padukan dengan pemeriksa kepadatan kata kunci untuk menilai kualitas konten dari sisi SEO sekaligus. Untuk naskah yang sangat panjang, bagi teks menjadi beberapa bagian karena setiap pengecekan dibatasi sekitar 1.000 kata.
Konteks: Seorang blogger di Jakarta hendak menerbitkan artikel panjang dan ingin memastikan tidak ada bagian yang tanpa sengaja mirip sumber lain. Proses:
Konteks: Agensi digital menerima puluhan naskah dari penulis lepas setiap minggu dan perlu memastikan semuanya orisinal. Proses:
Konteks: Mahasiswa ingin gambaran awal tingkat kemiripan skripsinya sebelum diserahkan ke dosen pembimbing. Proses:
Konteks: Pemilik toko online ingin deskripsi produk yang unik agar menonjol di Shopee dan Tokopedia. Proses:
ToolsPivot mendeteksi plagiarisme dengan mencocokkan teks Anda ke halaman web yang terindeks publik, bukan ke database jurnal akademik tertutup. Prosesnya dimulai dengan memecah naskah menjadi kalimat, termasuk untuk aksara tanpa spasi. Setiap kalimat lalu dicari sebagai frasa persis di mesin pencari; kalimat yang muncul di halaman lain ditandai, dan halaman tersebut menjadi sumber yang cocok. Hasil disimpan sementara dan banyak kalimat dicari sekaligus agar pemindaian tetap cepat.
Untuk menangkap penyalinan yang sudah diubah susunannya, lapisan semantik membandingkan kemiripan makna antar kalimat memakai teknik embedding dengan ambang konservatif. Estimasi konten AI dihitung lewat heuristik dan ditampilkan sebagai rentang, sekali lagi sebagai sinyal bukan bukti. Karena berbasis web, alat ini sangat cocok untuk keaslian konten blog dan SEO, tetapi bukan pengganti pemeriksa akademik seperti Turnitin. Untuk mengambil teks dari sebuah halaman, Anda bisa memakai pengikis artikel terlebih dahulu.
Persentase kemiripan menunjukkan seberapa banyak teks Anda yang cocok dengan sumber lain, tetapi angka itu perlu dibaca dengan konteks. Skor tinggi tidak selalu berarti menjiplak; kutipan yang ditandai dengan benar, istilah umum, atau nama lembaga sering ikut terhitung. Sebaliknya, skor rendah belum tentu menjamin tulisan bebas masalah jika ada parafrase yang lolos.
Banyak kampus di Indonesia menetapkan batas kemiripan tertentu untuk karya ilmiah, sering kali di kisaran 20 persen atau sesuai aturan masing-masing institusi. Karena alat ini berbasis web, pakai angkanya sebagai panduan awal, lalu telusuri tiap sumber yang cocok untuk menilai apakah itu kutipan wajar atau benar-benar perlu ditulis ulang. Setelah revisi, jalankan pemeriksa keterbacaan agar tulisan tetap mudah dipahami pembaca.
Ya, alat ini sepenuhnya gratis dan bisa dipakai tanpa biaya. Penggunaan terbuka dalam batas wajar, yaitu sekitar 25 pengecekan per hari untuk tiap pengguna.
Tidak, Anda tidak perlu membuat akun atau login untuk memakai alat ini. Cukup buka halaman, masukkan teks, lalu jalankan pemindaian.
Alat ini andal untuk mendeteksi kecocokan dengan halaman web publik, tetapi tidak ada pemeriksa yang sempurna seratus persen. Hasilnya sebaiknya dibaca sebagai panduan, lalu Anda verifikasi tiap sumber yang ditandai secara manual.
Setiap pemindaian menampung sekitar 1.000 kata. Untuk naskah yang lebih panjang, bagi teks menjadi beberapa bagian dan periksa satu per satu.
Alat ini punya lapisan semantik yang membantu menandai teks yang diubah susunannya, bukan hanya salinan persis. Namun deteksi ini bersifat sinyal yang konservatif, jadi tidak menangkap semua bentuk parafrase.
Alat ini memberi estimasi seberapa besar kemungkinan teks ditulis AI, ditampilkan sebagai rentang persentase. Estimasi ini adalah sinyal, bukan bukti pasti, dan paling andal untuk teks berbahasa Inggris.
Anda bisa mengunggah file DOC, DOCX, RTF, TXT, dan PDF. Selain itu, teks juga bisa ditempel langsung atau diimpor dari Dropbox dan Google Drive.
Ya, Anda bisa memasukkan URL sebuah halaman dan alat akan mengambil teksnya untuk diperiksa. Ini berguna untuk mengaudit konten yang sudah tayang di situs Anda.
Tidak, alat ini membandingkan teks dengan halaman web yang terindeks publik, bukan database jurnal atau arsip skripsi. Untuk penilaian akademik resmi, kampus biasanya tetap memakai Turnitin.
Bisa, untuk pengecekan awal mandiri agar Anda punya gambaran sebelum naskah diserahkan. Namun hasil resmi kampus tetap mengikuti pemeriksaan Turnitin yang ditetapkan.
Alat ini mendukung banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Inggris, serta aksara tanpa spasi seperti Mandarin, Jepang, dan Thai. Setelah merevisi naskah, Anda bisa merapikannya lewat penulisan ulang artikel.
Ya, laporan bisa disimpan sebagai PDF berlogo melalui fungsi cetak browser. Untuk menyiapkan teks sebelum pengecekan, ubah format huruf bisa membantu merapikan kapitalisasi terlebih dahulu.