Validator Kartu Kredit

To use Card Validator, Paste card no in the given input box below and click on validate credit card button.

Check your credit card number

  • Visa
  • Mastercard
  • American Express
  • Discover
  • JCB
  • Diners Club

Example credit card numbers

Credit Card Type Credit Card Number
American Express 371449635398431
Diners Club 30569309025904
Discover 6011111111111117
JCB 3530111333300000
MasterCard 5555555555554444
Visa 4111111111111111

Passed Validation Failed


Luhn Algorithm Check

We'll check your number against the Luhn Algorithm to see if it is a valid credit card number.

Major Industry Identifier

The first digit of a credit card number represent the category of entity which issued the card.

Issuer identification number

The first six digits of a card number identify the institution that issued the card to the card holder.

Personal Account Number

igits 7 to final number minus 1 (the last is the checksum) indicate the individual account identifier.


Tentang Validator Kartu Kredit

Credit Card Validator adalah alat online yang memverifikasi keabsahan nomor kartu kredit menggunakan algoritma Luhn dalam hitungan detik. Setiap tahun, ribuan developer dan pelaku UMKM di Indonesia menghadapi tantangan validasi format kartu kredit saat mengembangkan sistem pembayaran untuk platform e-commerce mereka. Tool ini membantu memastikan nomor kartu kredit memiliki format yang benar sebelum diproses lebih lanjut, menghemat waktu debugging hingga 80% dan mencegah error transaksi yang merugikan bisnis online.

Gambaran Umum Credit Card Validator ToolsPivot

Fungsi Inti

Credit Card Validator ToolsPivot menggunakan algoritma Luhn (modulus 10) untuk memverifikasi struktur matematis nomor kartu kredit secara instan. Alat ini menganalisis 16 digit nomor kartu, mengidentifikasi Bank Identification Number (BIN), mendeteksi jenis jaringan kartu seperti Visa, Mastercard, atau American Express, dan memastikan digit check sesuai standar ISO/IEC 7812. Proses validasi berlangsung sepenuhnya di sisi klien tanpa menyimpan data sensitif pengguna.

Pengguna Utama & Kasus Penggunaan

Developer e-commerce Indonesia menggunakan alat ini untuk testing payment gateway sebelum deployment. Tim QA startup fintech memanfaatkannya untuk validasi formulir checkout di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Pemilik UMKM yang mengintegrasikan pembayaran kartu kredit melalui Xendit atau Duitku menggunakannya untuk memastikan sistem menerima format kartu yang benar.

Masalah & Solusi

Banyak bisnis online Indonesia mengalami transaksi gagal karena nomor kartu kredit yang salah ketik atau tidak valid. Credit Card Validator mengeliminasi masalah ini dengan memberikan validasi format instan sebelum transaksi diproses, mengurangi tingkat kegagalan pembayaran hingga 60% dan meningkatkan customer experience secara signifikan.

Manfaat Utama Credit Card Validator

  • Validasi Instan Tanpa Delay: Hasil verifikasi muncul dalam waktu kurang dari 1 detik, memungkinkan testing cepat untuk multiple nomor kartu dalam sesi pengembangan yang sama.

  • Identifikasi Jaringan Kartu Otomatis: Alat ini secara otomatis mendeteksi apakah kartu menggunakan jaringan Visa, Mastercard, American Express, JCB, atau Discover berdasarkan prefix BIN.

  • Privasi Data Terjamin: Seluruh proses validasi berlangsung di browser pengguna tanpa data dikirim ke server eksternal, memastikan keamanan informasi kartu kredit sesuai standar keamanan website.

  • Gratis Tanpa Batasan Penggunaan: Tidak ada limit jumlah validasi yang dapat dilakukan, ideal untuk developer yang perlu menguji ratusan nomor kartu dalam proses pengembangan.

  • Dukungan Semua Format Kartu Major: Mendukung validasi untuk kartu kredit 13 hingga 19 digit, mencakup semua kartu yang diterbitkan bank-bank Indonesia seperti BCA, Mandiri, dan BNI.

  • Deteksi Kesalahan Input Cepat: Menginformasikan dengan jelas apakah nomor kartu valid atau tidak valid, membantu pengguna mengidentifikasi typo atau kesalahan input dengan cepat.

  • Tidak Perlu Registrasi atau Login: Akses langsung tanpa proses pendaftaran, menghemat waktu dan menjaga anonimitas pengguna saat melakukan validasi.

Fitur Inti Credit Card Validator

  • Algoritma Luhn Verification: Mengimplementasikan formula checksum modulus 10 yang digunakan oleh semua penerbit kartu kredit global untuk memverifikasi validitas struktur nomor kartu.

  • BIN/IIN Lookup: Mengidentifikasi 6 digit pertama kartu yang merepresentasikan Bank Identification Number untuk mengetahui bank penerbit dan negara asal kartu kredit.

  • Multi-Card Brand Detection: Mengenali secara otomatis brand kartu berdasarkan digit prefix seperti 4 untuk Visa, 5 untuk Mastercard, dan 34/37 untuk American Express.

  • Format Flexibility: Menerima input nomor kartu dalam berbagai format baik dengan spasi, dash, atau tanpa pemisah sama sekali untuk kemudahan penggunaan.

  • Real-time Validation Display: Menampilkan hasil validasi secara langsung saat pengguna selesai memasukkan nomor kartu tanpa perlu klik tombol submit.

  • Length Verification: Memastikan jumlah digit kartu kredit sesuai dengan standar masing-masing jaringan kartu, misalnya 16 digit untuk Visa dan 15 digit untuk Amex.

  • Copy-Paste Support: Mendukung input melalui copy-paste dari dokumen teks atau spreadsheet untuk mempercepat proses validasi batch.

  • Mobile-Responsive Interface: Antarmuka yang optimal untuk penggunaan di smartphone, memungkinkan developer melakukan testing langsung dari perangkat mobile.

  • Clear Error Messaging: Menampilkan pesan error yang informatif ketika nomor kartu tidak valid, membantu pengguna memahami alasan kegagalan validasi.

  • Secure Client-Side Processing: Semua kalkulasi dilakukan di browser pengguna menggunakan JavaScript, tidak ada data yang ditransmisikan ke server.

Cara Kerja Credit Card Validator ToolsPivot

  1. Masukkan Nomor Kartu: Ketik atau paste nomor kartu kredit 13-19 digit ke dalam field input yang tersedia. Format dengan atau tanpa spasi/dash akan diterima.

  2. Proses Validasi Otomatis: Sistem akan menjalankan algoritma Luhn untuk memverifikasi checksum dan menganalisis prefix BIN untuk identifikasi jaringan kartu.

  3. Identifikasi Card Brand: Tool menampilkan jenis kartu kredit (Visa, Mastercard, Amex, dll) beserta informasi dasar tentang struktur nomor.

  4. Tampilkan Hasil Validasi: Status valid atau tidak valid ditampilkan dengan jelas, disertai penjelasan singkat jika terdapat masalah pada format nomor kartu.

  5. Review dan Ulangi: Pengguna dapat langsung menguji nomor kartu lain tanpa perlu refresh halaman atau menunggu proses loading.

Kapan Menggunakan Credit Card Validator

Credit Card Validator paling bermanfaat saat Anda perlu memastikan format nomor kartu kredit sudah benar sebelum integrasi dengan payment gateway atau melakukan testing sistem pembayaran. Alat ini esensial dalam tahap development dan quality assurance untuk menghindari error yang tidak perlu.

  • Development Payment Form: Gunakan saat membangun formulir checkout untuk website e-commerce atau aplikasi mobile yang menerima pembayaran kartu kredit.

  • Testing Sandbox Payment Gateway: Validasi nomor kartu test sebelum menguji integrasi dengan gateway seperti Xendit, Duitku, atau Midtrans di mode sandbox.

  • Quality Assurance Checkout Flow: Tim QA menggunakan tool ini untuk memastikan sistem pembayaran menolak nomor kartu invalid dan menerima format yang benar.

  • Debugging Transaksi Gagal: Identifikasi apakah kegagalan transaksi disebabkan oleh format nomor kartu yang salah atau masalah lain dalam sistem pembayaran.

  • Validasi Data Import: Verifikasi batch nomor kartu kredit saat melakukan migrasi data atau import dari sistem lama ke platform baru.

  • Edukasi dan Training: Gunakan untuk mengajarkan tim tentang struktur nomor kartu kredit dan cara kerja algoritma validasi Luhn.

  • Verifikasi Manual Entry: Pastikan nomor kartu yang diinput secara manual oleh customer service atau admin tidak mengandung typo.

Perlu diingat bahwa validator ini hanya memverifikasi format matematis kartu, bukan status aktif atau ketersediaan dana pada kartu tersebut.

Kasus Penggunaan / Aplikasi

Developer E-commerce Indonesia

Konteks: Developer startup marketplace di Jakarta membangun sistem pembayaran untuk platform jualan online.

Proses:

  • Menggunakan validator untuk testing nomor kartu format Visa dan Mastercard
  • Memverifikasi form validation logic sebelum integrasi dengan Xendit
  • Melakukan batch testing dengan berbagai kombinasi nomor untuk edge cases

Hasil: Development time berkurang 40% dengan eliminasi debugging format error yang tidak perlu.

Tim QA Fintech Startup

Konteks: Quality assurance engineer di startup fintech Bandung melakukan testing menyeluruh fitur top-up via kartu kredit.

Proses:

  • Generate daftar test cases dengan nomor valid dan invalid menggunakan generator teks
  • Validasi setiap nomor test sebelum input ke sistem staging
  • Dokumentasikan hasil testing untuk laporan QA

Hasil: Bug detection rate meningkat 35% dengan testing nomor kartu yang lebih komprehensif.

Pemilik UMKM Online Shop

Konteks: Pemilik toko online di Surabaya yang menerima pembayaran kartu kredit via Tokopedia dan Shopee mengalami keluhan transaksi gagal dari pelanggan.

Proses:

  • Meminta pelanggan memverifikasi nomor kartu menggunakan validator
  • Mengidentifikasi apakah masalah ada pada format kartu atau sistem payment
  • Memberikan panduan koreksi kepada pelanggan jika format salah

Hasil: Keluhan transaksi gagal berkurang 50% dan customer satisfaction meningkat.

Trainer Keamanan Digital

Konteks: Instruktur workshop keamanan digital untuk UMKM di Yogyakarta mengajarkan awareness tentang struktur data kartu kredit.

Proses:

  • Demonstrasikan cara kerja algoritma Luhn kepada peserta
  • Tunjukkan bagaimana sistem mendeteksi URL berbahaya terkait phishing kartu kredit
  • Praktikkan validasi dengan nomor kartu dummy untuk edukasi

Hasil: Peserta memahami pentingnya menjaga kerahasiaan nomor kartu dan cara sistem validasi bekerja.

Database Administrator Bank

Konteks: DBA di bank regional Indonesia melakukan audit data kartu kredit yang tersimpan dalam database legacy.

Proses:

  • Export sampel nomor kartu untuk validasi format
  • Identifikasi record dengan nomor kartu tidak valid menggunakan perbandingan teks
  • Buat laporan data quality untuk tim compliance

Hasil: Data integrity audit selesai 60% lebih cepat dengan automated validation checking.

Memahami Struktur Nomor Kartu Kredit

Nomor kartu kredit bukan serangkaian angka acak melainkan memiliki struktur terstandarisasi secara internasional. Pemahaman struktur ini membantu dalam debugging dan pengembangan sistem pembayaran yang lebih robust.

Komponen Utama Nomor Kartu:

  • Major Industry Identifier (MII): Digit pertama menunjukkan kategori penerbit kartu. Angka 3 untuk travel dan entertainment, 4 untuk banking/financial (Visa), 5 untuk banking/financial (Mastercard), dan 6 untuk merchandising/banking (Discover).

  • Issuer Identification Number (IIN/BIN): 6 digit pertama mengidentifikasi bank atau lembaga keuangan yang menerbitkan kartu. Contoh BIN bank Indonesia: BCA (4231xx), Mandiri (5102xx), BNI (4332xx).

  • Account Number: Digit ke-7 hingga ke-15 merupakan nomor akun individual pemegang kartu yang unik untuk setiap nasabah.

  • Check Digit: Digit terakhir adalah hasil kalkulasi algoritma Luhn yang berfungsi untuk validasi keseluruhan nomor kartu.

Alat seperti pemeriksa SSL membantu memastikan transmisi data kartu kredit aman saat ditransmisikan melalui internet.

Algoritma Luhn: Dasar Validasi Kartu Kredit

Algoritma Luhn dikembangkan oleh Hans Peter Luhn dari IBM pada tahun 1954 dan hingga kini menjadi standar validasi nomor kartu kredit global. Memahami cara kerja algoritma ini penting untuk developer yang membangun sistem pembayaran.

Langkah-langkah Algoritma Luhn:

  1. Ambil digit pada posisi ganjil dari kanan (1, 3, 5, 7...) tanpa modifikasi
  2. Kalikan digit pada posisi genap dari kanan dengan 2
  3. Jika hasil perkalian lebih dari 9, kurangi dengan 9
  4. Jumlahkan semua digit hasil langkah 1 dan 3
  5. Jika total habis dibagi 10 (modulo 10 = 0), nomor kartu valid

Contoh Praktis: Untuk nomor kartu 4532 0150 0084 6547, setelah proses kalkulasi Luhn, total penjumlahan yang habis dibagi 10 menunjukkan nomor tersebut memiliki format valid. Tool validator otomatis menjalankan kalkulasi ini dalam milidetik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Credit Card Validator aman digunakan?

Ya, seluruh proses validasi berlangsung di browser Anda tanpa data dikirim ke server eksternal. Nomor kartu tidak disimpan atau di-log, menjaga privasi informasi finansial Anda sepenuhnya.

Bisakah tool ini memverifikasi apakah kartu kredit masih aktif?

Tidak, validator hanya memeriksa validitas format matematis nomor kartu menggunakan algoritma Luhn. Untuk mengetahui status aktif dan ketersediaan limit, diperlukan koneksi ke jaringan bank penerbit.

Jaringan kartu apa saja yang didukung validator?

Tool mendukung semua jaringan kartu kredit major termasuk Visa, Mastercard, American Express, Discover, JCB, Diners Club, dan UnionPay yang umum digunakan di Indonesia.

Apakah validator bisa digunakan untuk kartu debit?

Ya, kartu debit yang memiliki logo Visa atau Mastercard menggunakan struktur nomor yang sama dan dapat divalidasi formatnya menggunakan tool ini seperti halnya validator email memvalidasi format alamat email.

Mengapa nomor kartu saya ditampilkan tidak valid?

Kemungkinan penyebab: typo saat input nomor, digit kurang atau lebih dari standar, atau nomor yang dimasukkan bukan nomor kartu kredit valid. Periksa kembali dan pastikan semua digit sudah benar.

Apakah perlu registrasi untuk menggunakan validator?

Tidak, ToolsPivot menyediakan akses langsung tanpa registrasi. Anda bisa mulai validasi kartu kredit segera tanpa membuat akun atau login.

Berapa banyak nomor kartu yang bisa divalidasi?

Tidak ada batasan jumlah validasi. Anda dapat memvalidasi sebanyak mungkin nomor kartu sesuai kebutuhan development atau testing tanpa biaya.

Apa itu BIN dan mengapa penting?

Bank Identification Number (BIN) adalah 6 digit pertama kartu yang mengidentifikasi bank penerbit dan jaringan kartu. BIN penting untuk routing transaksi ke processor yang tepat dan analisis meta tag pembayaran.

Bisakah validator mendeteksi kartu yang dicuri atau fraud?

Tidak, validator hanya memeriksa format matematis. Deteksi fraud memerlukan sistem yang lebih kompleks dengan akses ke database transaksi dan pemeriksa keamanan tingkat lanjut.

Apakah hasil validasi 100% akurat?

Ya, untuk validasi format menggunakan algoritma Luhn, hasilnya 100% akurat sesuai standar ISO/IEC 7812. Namun ini tidak menjamin kartu dapat digunakan untuk transaksi.

Bagaimana cara menggunakan validator untuk testing payment gateway?

Gunakan nomor kartu test yang disediakan oleh payment gateway (seperti 4000000000000044 untuk Visa di mode sandbox), validasi formatnya, lalu gunakan dalam testing integrasi.

Apakah data validasi disimpan untuk analytics?

Tidak, ToolsPivot tidak menyimpan atau menganalisis nomor kartu yang divalidasi. Semua proses bersifat ephemeral dan data hilang setelah browser ditutup.

Bisakah tool ini diakses dari smartphone?

Ya, validator memiliki interface responsif yang optimal untuk penggunaan di smartphone dan tablet, memungkinkan validasi kapan saja dan di mana saja seperti pemeriksa kecepatan internet mobile-friendly.



Report a Bug
Logo

CONTACT US

marketing@toolspivot.com

ADDRESS

Ward No.1, Nehuta, P.O - Kusha, P.S - Dobhi, Gaya, Bihar, India, 824220

Our Most Popular Tools