Pemeriksa Tautan Rusak


Masukkan URL



Broken link checker adalah alat yang mendeteksi tautan mati atau rusak pada website Anda secara otomatis dan cepat. Menurut survei, 88% pengunjung tidak akan kembali ke website yang memiliki banyak broken link atau halaman error 404. ToolsPivot menyediakan pemeriksa tautan rusak gratis yang membantu pemilik website, praktisi SEO, dan pelaku UMKM mengidentifikasi semua link bermasalah dalam hitungan menit. Dengan mendeteksi dan memperbaiki broken link, Anda dapat meningkatkan pengalaman pengguna, mempertahankan peringkat SEO, dan menjaga kredibilitas bisnis online Anda.

Gambaran Umum Broken Link Checker ToolsPivot

Fungsi Inti

Broken link checker ToolsPivot bekerja dengan memindai seluruh halaman website untuk menemukan tautan yang tidak berfungsi. Alat ini memeriksa setiap hyperlink, baik internal maupun eksternal, lalu mengirimkan permintaan HTTP ke server tujuan untuk memverifikasi apakah halaman tersebut aktif atau mengembalikan kode error seperti 404 Not Found. Hasil pemindaian ditampilkan dalam laporan terperinci yang mencakup URL rusak, lokasi tautan, dan status kode HTTP.

Pengguna Utama & Kasus Penggunaan

Broken link checker digunakan oleh webmaster yang mengelola website perusahaan, praktisi SEO yang mengoptimasi performa situs, pemilik toko online di Tokopedia dan Shopee, serta blogger dan content creator yang rutin mempublikasikan konten. Alat ini juga sangat berguna untuk UMKM Indonesia yang ingin memastikan website bisnis mereka tetap profesional dan dapat diandalkan oleh calon pelanggan.

Masalah & Solusi

Broken link menyebabkan pengunjung frustrasi saat mengklik tautan yang mengarah ke halaman error, sehingga mereka meninggalkan website dan beralih ke kompetitor. ToolsPivot mengatasi masalah ini dengan menyediakan pemindaian otomatis yang mengidentifikasi semua tautan rusak dalam satu kali proses, memungkinkan Anda memperbaiki masalah sebelum berdampak negatif pada traffic dan konversi.

Manfaat Utama Broken Link Checker

  • Meningkatkan User Experience: Pengunjung website mendapatkan navigasi lancar tanpa hambatan halaman error 404 yang mengecewakan. Website yang bebas broken link menciptakan kesan profesional dan terpercaya.

  • Menjaga Peringkat SEO: Google menilai negatif website dengan banyak tautan rusak karena dianggap kurang terawat. Perbaikan broken link membantu mempertahankan dan meningkatkan posisi di hasil pencarian, sehingga website Anda tetap kompetitif di riset kata kunci.

  • Menghemat Waktu Pengecekan: Pemindaian otomatis menggantikan proses manual yang memakan waktu berjam-jam untuk website dengan ratusan halaman. Anda dapat fokus pada pengembangan konten daripada mencari link rusak satu per satu.

  • Mencegah Kehilangan Pelanggan: Toko online yang memiliki link produk rusak kehilangan potensi penjualan karena calon pembeli tidak dapat mengakses halaman yang diinginkan. Deteksi dini mencegah kerugian finansial ini.

  • Memelihara Struktur Internal Link: Internal link yang sehat membantu bot Google memahami struktur website dan mengindeks halaman dengan lebih baik. Broken link checker memastikan arsitektur tautan internal tetap optimal untuk analisa tautan.

  • Melindungi Reputasi Website: Website dengan banyak halaman error menciptakan kesan tidak profesional dan menurunkan kepercayaan pengunjung terhadap brand Anda.

  • Mendukung Strategi Backlink: Mengidentifikasi broken link eksternal yang mengarah ke website Anda membantu menemukan peluang pembuatan backlink melalui strategi broken link building.

Fitur Inti Broken Link Checker

  • Pemindaian Website Lengkap: Memeriksa seluruh halaman website secara menyeluruh termasuk homepage, blog posts, dan halaman produk untuk menemukan semua tautan bermasalah.

  • Deteksi Link Internal & Eksternal: Mengidentifikasi broken link baik yang mengarah ke halaman dalam website sendiri maupun ke situs eksternal lainnya.

  • Laporan Kode Status HTTP: Menampilkan kode status seperti 404, 500, atau 503 untuk setiap URL yang diperiksa sehingga Anda memahami jenis error yang terjadi.

  • Lokasi Tautan Presisi: Menunjukkan halaman sumber tempat broken link ditemukan untuk mempermudah proses perbaikan tanpa harus mencari secara manual.

  • Pemeriksaan Gambar & Media: Mendeteksi file gambar, video, atau dokumen PDF yang tidak dapat diakses karena URL rusak atau file telah dihapus.

  • Ekspor Hasil Pemindaian: Mengunduh laporan dalam format yang dapat dibuka di spreadsheet untuk analisis lebih lanjut dan dokumentasi perbaikan.

  • Pemindaian Tanpa Batas: Menggunakan alat ini sebanyak yang diperlukan tanpa batasan jumlah pemeriksaan atau registrasi akun.

  • Antarmuka Sederhana: Cukup masukkan URL website dan klik tombol cek untuk memulai proses pemindaian secara instan.

  • Kompatibilitas Multi-Platform: Berfungsi di berbagai sistem operasi termasuk Windows, macOS, Linux, dan perangkat mobile.

  • Pengecekan Redirect Chain: Mengidentifikasi rantai pengalihan yang berlebihan yang dapat memperlambat loading halaman dan membingungkan mesin pencari.

Cara Kerja Broken Link Checker ToolsPivot

  1. Masukkan URL Website: Ketik atau tempel alamat lengkap website yang ingin diperiksa pada kolom yang tersedia, pastikan menyertakan protokol https:// atau http://.

  2. Mulai Proses Pemindaian: Klik tombol "Cek" atau "Check" untuk memulai proses crawling website Anda.

  3. Tunggu Proses Selesai: Alat ToolsPivot akan merayapi setiap halaman dan memeriksa semua tautan yang ditemukan, proses ini memerlukan waktu beberapa menit tergantung ukuran website.

  4. Tinjau Laporan Hasil: Setelah pemindaian selesai, daftar broken link ditampilkan beserta informasi lokasi, kode status, dan jenis tautan.

  5. Perbaiki Tautan Rusak: Gunakan informasi dari laporan untuk menghapus, memperbarui URL, atau membuat redirect 301 ke halaman yang benar.

Kapan Menggunakan Broken Link Checker

Broken link checker sebaiknya digunakan secara rutin minimal sebulan sekali untuk website aktif dengan konten yang terus bertambah. Pemeriksaan berkala mencegah akumulasi tautan rusak yang dapat berdampak buruk pada SEO dan pengalaman pengguna. Website e-commerce dengan ratusan produk memerlukan pengecekan lebih sering karena perubahan inventaris dapat menyebabkan link produk mati.

Skenario Penggunaan Spesifik:

  • Setelah Migrasi Website: Perpindahan hosting, perubahan domain, atau update CMS sering menyebabkan banyak link rusak yang perlu diidentifikasi dan diperbaiki segera.

  • Sebelum Publikasi Konten: Periksa artikel baru sebelum dipublikasikan untuk memastikan semua tautan referensi berfungsi dengan baik dan memperkuat meta deskripsi.

  • Saat Audit SEO Rutin: Integrasikan pemeriksaan broken link sebagai bagian dari audit SEO website untuk memastikan kesehatan teknis situs.

  • Ketika Traffic Menurun: Penurunan traffic organik bisa disebabkan oleh broken link yang mengganggu crawling Google, lakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi masalah.

  • Setelah Hapus Halaman: Menghapus produk atau konten lama tanpa redirect menyebabkan broken link dari halaman lain yang masih menautkannya.

  • Untuk Analisis Kompetitor: Temukan broken link di website kompetitor untuk peluang broken link building dengan menawarkan konten pengganti.

  • Sebelum Kampanye Pemasaran: Pastikan semua landing page dan tautan promosi berfungsi sebelum meluncurkan iklan di Google Ads atau media sosial.

Website dengan konten statis yang jarang diupdate dapat melakukan pengecekan setiap tiga bulan, sedangkan blog aktif atau toko online memerlukan pemeriksaan mingguan.

Kasus Penggunaan / Aplikasi

Optimasi Toko Online Marketplace

Konteks: Penjual di Tokopedia atau Shopee yang memiliki website brand sendiri untuk memperkuat kehadiran digital. Proses:

  • Scan semua halaman produk untuk mendeteksi link gambar atau deskripsi yang rusak
  • Periksa tautan ke marketplace yang mungkin sudah berubah formatnya
  • Validasi link ke halaman pembayaran dan checkout Hasil: Pengalaman belanja lancar yang meningkatkan konversi penjualan hingga 15%.

Audit Website UMKM Indonesia

Konteks: Pemilik usaha kecil menengah yang baru membuat website bisnis untuk memperluas jangkauan pasar. Proses:

  • Jalankan pemeriksaan broken link pada seluruh website
  • Identifikasi halaman kontak atau katalog yang tidak dapat diakses
  • Perbaiki tautan ke WhatsApp Business atau media sosial Hasil: Website profesional yang membangun kepercayaan calon pelanggan dengan analisis kecepatan halaman yang optimal.

Maintenance Blog Konten SEO

Konteks: Content writer atau blogger yang memiliki ratusan artikel dengan banyak tautan referensi eksternal. Proses:

  • Scan artikel lama untuk menemukan link yang sudah mati
  • Update referensi ke sumber yang masih aktif
  • Tambahkan redirect untuk URL internal yang telah berubah Hasil: Artikel tetap relevan dan bermanfaat bagi pembaca dengan dukungan pemeriksa keterbacaan.

Perbaikan Technical SEO Agency

Konteks: Digital marketing agency yang mengelola website klien dari berbagai industri. Proses:

  • Lakukan audit broken link sebagai bagian dari layanan SEO
  • Dokumentasikan semua tautan rusak dan prioritas perbaikan
  • Buat laporan berkala untuk klien dengan rekomendasi Hasil: Peningkatan domain authority dan ranking pencarian klien dengan bantuan pemeriksa authority domain.

Validasi Website Portofolio Freelancer

Konteks: Desainer grafis atau developer yang menampilkan proyek di website portofolio. Proses:

  • Periksa semua link ke proyek eksternal yang pernah dikerjakan
  • Pastikan showcase karya dapat diakses oleh calon klien
  • Update tautan ke platform seperti Behance atau Dribbble Hasil: Portofolio yang selalu up-to-date meningkatkan peluang mendapatkan proyek baru.

Dampak Broken Link Terhadap SEO dan Bisnis

Broken link memberikan dampak signifikan pada performa website baik dari sisi SEO maupun konversi bisnis. Google bot yang menemukan banyak halaman error 404 saat crawling akan menilai website kurang terawat dan menurunkan peringkatnya di hasil pencarian. Internal link yang rusak juga menghambat distribusi "link juice" ke halaman penting, sehingga mengurangi otoritas halaman tersebut.

Dampak pada Pengalaman Pengguna:

  • Bounce Rate Meningkat: Pengunjung yang menemukan error 404 cenderung langsung meninggalkan website
  • Waktu Kunjungan Menurun: Navigasi yang terputus menghentikan eksplorasi pengunjung
  • Kepercayaan Berkurang: Website dengan banyak error terlihat tidak profesional

Dampak pada Metrik SEO:

  • Crawl Budget Terbuang: Bot Google menghabiskan waktu untuk halaman yang tidak ada
  • Indexing Terganggu: Halaman baru sulit terindeks jika struktur link bermasalah
  • Ranking Menurun: Sinyal negatif terakumulasi dan mempengaruhi posisi SERP

Pemilik bisnis online perlu memahami bahwa setiap broken link berpotensi menyebabkan kehilangan pelanggan dan pendapatan. Pemeriksaan rutin dengan broken link checker adalah investasi kecil yang mencegah kerugian besar.

Cara Memperbaiki Broken Link

Setelah menemukan daftar broken link melalui pemindaian, langkah selanjutnya adalah memperbaikinya dengan metode yang tepat. Pilihan perbaikan bergantung pada penyebab dan jenis broken link yang ditemukan.

Metode Perbaikan:

  • Update URL: Jika halaman tujuan masih ada namun alamatnya berubah, perbarui URL ke yang benar
  • Redirect 301: Alihkan URL lama ke halaman baru secara permanen untuk menjaga nilai SEO
  • Hapus Tautan: Jika konten referensi sudah tidak relevan, hapus hyperlink sepenuhnya
  • Buat Halaman 404 Custom: Desain halaman error yang informatif dengan navigasi ke homepage

Untuk website WordPress, plugin seperti Redirection atau Rank Math dapat membantu mengelola redirect secara otomatis. Pengguna juga dapat memanfaatkan generator sitemap untuk memastikan struktur URL terupdate setelah perbaikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu broken link?

Broken link adalah tautan pada website yang tidak berfungsi atau mengarah ke halaman yang tidak dapat diakses. Ketika diklik, tautan ini menampilkan pesan error seperti 404 Not Found karena halaman tujuan telah dihapus, dipindahkan, atau URL-nya salah ketik.

Bagaimana cara menggunakan broken link checker ToolsPivot?

Masukkan URL website lengkap pada kolom yang tersedia, kemudian klik tombol cek. Alat akan memindai seluruh halaman dan menampilkan daftar tautan rusak beserta lokasinya dalam beberapa menit tergantung ukuran website.

Apakah broken link mempengaruhi ranking SEO?

Ya, broken link mempengaruhi SEO karena Google menilai negatif website dengan banyak halaman error. Mesin pencari menganggap website kurang terawat sehingga menurunkan peringkatnya di hasil pencarian dan mengurangi crawl efficiency.

Berapa sering harus cek broken link website?

Website aktif dengan konten yang sering diupdate sebaiknya diperiksa setiap minggu atau minimal sebulan sekali. Toko online dengan inventaris berubah memerlukan pengecekan lebih sering untuk menghindari link produk mati yang dapat dibandingkan dengan pemeriksa backlink.

Apa penyebab utama broken link?

Penyebab umum broken link meliputi halaman yang dihapus tanpa redirect, kesalahan ketik URL saat membuat tautan, perubahan struktur website, migrasi ke hosting atau domain baru, dan website eksternal yang sudah offline.

Bagaimana cara memperbaiki broken link?

Perbaiki broken link dengan mengupdate URL ke alamat yang benar, membuat redirect 301 ke halaman pengganti, atau menghapus tautan jika konten tidak lagi tersedia. Gunakan plugin WordPress seperti Redirection untuk mengelola pengalihan secara otomatis.

Apakah broken link checker gratis?

Ya, ToolsPivot menyediakan broken link checker gratis tanpa batasan penggunaan dan tanpa perlu registrasi. Anda dapat memindai website sebanyak yang diperlukan untuk memastikan semua tautan berfungsi dengan baik.

Apa bedanya broken link internal dan eksternal?

Broken link internal adalah tautan rusak yang mengarah ke halaman lain dalam website yang sama. Broken link eksternal mengarah ke website lain yang sudah tidak aktif atau URL-nya berubah. Keduanya perlu diperbaiki untuk user experience optimal.

Bagaimana broken link mempengaruhi pengalaman pengguna?

Pengunjung yang mengklik broken link akan melihat halaman error dan merasa frustrasi. Hal ini menyebabkan bounce rate meningkat, waktu kunjungan menurun, dan kepercayaan terhadap website berkurang sehingga berpotensi kehilangan pelanggan.

Apakah halaman 404 selalu buruk untuk SEO?

Tidak selalu. Google menyatakan bahwa halaman 404 untuk URL yang memang tidak seharusnya ada tidak merugikan SEO. Namun, jika halaman tersebut sebelumnya memiliki backlink atau traffic, sebaiknya dibuat redirect ke halaman relevan untuk menjaga nilai SEO dengan bantuan generator robots.txt.

Bisakah broken link menyebabkan website di-deindex?

Broken link saja tidak menyebabkan deindex, tetapi akumulasi masalah teknis termasuk banyak halaman error dapat menurunkan kualitas website di mata Google. Perbaikan rutin memastikan website tetap terindeks dengan baik.

Apa tools lain untuk melengkapi broken link checker?

Untuk audit SEO lengkap, gunakan broken link checker bersama pemeriksa meta tags, pengecekan status index, dan pemeriksa kecepatan PageSpeed. Kombinasi tools ini memberikan gambaran komprehensif kesehatan website.


LATEST BLOGS

Top 5 Free SEO Checker Tools to Make Site Auditing Easy

Top 5 Free SEO Checker Tools to Make Site Auditing Easy

3 May  / 4243 views  /  oleh Nadeem Raza

Report a Bug
Logo

CONTACT US

marketing@toolspivot.com

ADDRESS

Ward No.1, Nehuta, P.O - Kusha, P.S - Dobhi, Gaya, Bihar, India, 824220

Our Most Popular Tools