Pilih warna dan dapatkan dalam semua format sekaligus. Seret pemilih atau gunakan eyedropper, lalu salin HEX, RGB, HSL, HSV, CMYK, atau nama CSS terdekat. Buat harmoni, tint dan shade, periksa kontras, dan ambil warna dari gambar.
Color Picker adalah alat pemilih warna online yang mengubah satu warna menjadi sepuluh format kode sekaligus, mulai dari HEX dan RGB hingga OKLCH dan CMYK. Alat ini menyelesaikan masalah klasik desainer dan developer Indonesia yang harus membuka lima situs berbeda hanya untuk mengambil warna, mengecek kontras, lalu membuat gradien. Color Picker dari ToolsPivot bekerja sepenuhnya di dalam browser, tanpa mengunggah apa pun dan tanpa akun, sehingga Anda bisa menyalin kode warna presisi hanya dalam satu klik.
Color Picker berfungsi menerjemahkan satu warna menjadi seluruh format yang dibutuhkan untuk layar dan cetak. Alat menyimpan warna aktif sebagai nilai HSV presisi tinggi, lalu menurunkannya menjadi HEX, RGB, HSL, HSV, CMYK, dan OKLCH secara langsung. Pendekatan satu sumber nilai ini membuat ToolsPivot menghindari pergeseran angka (drift) saat Anda menggeser slider, sehingga bolak-balik HEX ke HSL tidak lagi mengubah warna asli. Hasilnya, setiap kode yang Anda salin selalu akurat.
Pengguna utama pemilih warna ini adalah desainer UI/UX, developer front-end, dan pemilik UMKM yang sedang membangun identitas merek. Mereka memakainya untuk mencocokkan warna brand di Tokopedia dan Instagram, menyalin kode HEX ke CSS, atau menyiapkan warna cetak untuk brosur dan kartu nama. Pelajar desain serta content creator juga mengandalkannya untuk bereksperimen dengan palet warna.
Masalah utama yang diselesaikan adalah alur kerja warna yang terpecah di banyak alat berbeda. Dulu Anda butuh satu situs untuk mengambil warna, satu lagi untuk memeriksa kontras, dan situs ketiga untuk membuat gradien, sering kali dengan hasil yang tidak konsisten. Color Picker menggabungkan pengambilan, konversi, harmoni, kontras, dan gradien dalam satu halaman. Untuk konversi tunggal yang cepat, alat khusus seperti konversi RGB ke HEX tetap tersedia sebagai pelengkap.
Sepuluh Format Sekaligus: Satu warna langsung tampil dalam sepuluh notasi, termasuk OKLCH dan CMYK yang jarang disediakan pemilih warna gratis lain. Anda tidak perlu lagi menghitung ulang atau berpindah alat untuk kebutuhan web maupun percetakan.
Cek Kontras Bawaan: Pemeriksa kontras WCAG menyatu di dalam alat, jadi Anda bisa memvalidasi keterbacaan teks tanpa membuka situs kedua. Ini menghemat langkah penting saat mendesain untuk audiens dengan gangguan penglihatan.
Ambil Warna dari Layar: Fitur eyedropper native memungkinkan Anda menyedot warna dari titik mana pun di layar tanpa memasang ekstensi tambahan. Cukup klik, dan kode warnanya langsung terisi.
Privasi Penuh: Semua pemrosesan gambar terjadi di browser Anda, sehingga foto produk atau desain rahasia tidak pernah dikirim ke server. Anda bisa memakainya untuk materi UMKM yang belum dirilis dengan tenang. Sebelum diunggah, kompres dulu file berat memakai kompresor gambar agar lebih ringan.
Harmoni Warna Otomatis: Alat menghasilkan skema komplementer, analog, triadik, dan monokromatik dari warna dasar Anda dalam sekali klik. Ini mempercepat pembuatan palet yang selaras untuk sebuah brand.
Warna Tersimpan Permanen: Warna favorit tersimpan di browser dan tetap ada saat Anda kembali berkunjung. Fitur yang sering dikunci berbayar di alat lain ini gratis di sini.
Gratis dan Tanpa Batas: Tidak ada login, tidak ada kuota harian, dan tersedia dalam 18 bahasa. Anda bisa menyalin kode warna sebanyak yang dibutuhkan tanpa halangan.
Kotak Saturasi dan Value: Kotak SV plus slider hue dan alpha memberi kontrol warna yang presisi lewat mouse maupun sentuhan. Cocok untuk penyetelan halus nuansa warna tertentu.
Sepuluh Kotak Format Salin: Setiap format punya tombol salin sendiri, dari HEX, HEX8, RGB, RGBA, HSL, HSLA, HSV, CMYK, OKLCH, hingga nama warna CSS terdekat. Satu klik langsung menyalin kode ke clipboard.
Kolom Input Langsung: Anda bisa mengetik nilai HEX, rgb(), atau nama warna CSS untuk langsung mengatur warna aktif. Praktis saat Anda sudah punya kode dan ingin memvariasikannya.
Nama Warna CSS Terdekat: Alat mencocokkan warna Anda dengan tabel 148 nama warna CSS dan menampilkan yang paling dekat. Berguna saat Anda ingin memakai keyword warna yang mudah dibaca di kode.
OKLCH Modern: Format OKLCH yang perseptual seragam membantu Anda membuat palet dengan tingkat kecerahan yang konsisten. Konversi memakai transformasi OKLab agar hasilnya akurat menurut standar CSS terbaru.
Ambil Warna dari Gambar: Unggah gambar, klik piksel mana pun, dan alat menampilkan kode warnanya sekaligus palet warna dominan otomatis. Hasil sampling bisa Anda pasangkan dengan proses mengubah gambar menjadi Base64 untuk kebutuhan embed.
Strip Tint, Shade, dan Tone: Alat membuat tiga strip variasi warna dengan langkah kecerahan dan saturasi yang teratur. Anda memperoleh gradasi siap pakai untuk sistem desain.
Pembuat Gradien CSS: Tambahkan warna kedua, atur sudut, pilih linear atau radial, lalu salin kode CSS gradien yang siap tempel. Kode ini bisa Anda rapikan lebih lanjut dengan minifier CSS sebelum masuk produksi.
Pemeriksa Kontras WCAG: Masukkan dua warna dan alat menghitung rasio kontras beserta status lulus AA, AA-Large, dan AAA. Pratinjau keterbacaan menampilkan teks hitam dan putih di atas warna Anda.
Dukungan HEX8 dan Alpha: Slider alpha dan format HEX8 memungkinkan Anda mengatur transparansi warna secara akurat. Berguna untuk overlay, bayangan, dan efek kaca. Warna solid hasil pilihan pun bisa langsung dipakai membuat generator favicon untuk situs Anda.
Color Picker bekerja lewat lima langkah sederhana yang seluruhnya berjalan di browser Anda.
1. Pilih warna dasar. Geser kotak SV dan slider hue, ketik kode HEX, atau sedot warna dengan eyedropper. Warna aktif langsung terkunci sebagai nilai presisi.
2. Baca semua format. Kesepuluh notasi warna muncul otomatis di grid format. Anda tinggal melihat nilai yang dibutuhkan.
3. Salin kode. Klik tombol salin pada format pilihan Anda, dan kode langsung masuk ke clipboard. Tempelkan ke CSS, aplikasi desain, atau editor HTML online.
4. Kembangkan warna. Buat harmoni, strip variasi, atau gradien dari warna yang sama untuk melengkapi palet Anda. Semua turunan dihitung dari nilai dasar yang identik.
5. Simpan dan cek. Simpan warna ke browser dan periksa rasio kontrasnya sebelum dipakai. Warna tersimpan siap digunakan lagi di kunjungan berikutnya.
Color Picker paling berguna ketika Anda perlu mencocokkan, mengonversi, atau memvalidasi warna dengan cepat dalam satu tempat. Alat ini menghemat waktu setiap kali sebuah proyek melibatkan lebih dari satu format warna atau standar keterbacaan.
Membangun sistem desain: Saat menyusun token warna, Anda butuh HEX untuk web dan OKLCH untuk konsistensi kecerahan sekaligus.
Mendesain untuk cetak: Ketika menyiapkan kartu nama atau kemasan, konversi CMYK membantu memperkirakan warna hasil percetakan.
Menyamakan warna brand: Saat sebuah UMKM ingin warna logo sama persis di toko Tokopedia, Instagram, dan situs, alat ini menyatukan kodenya.
Mengecek aksesibilitas: Sebelum meluncurkan halaman, pemeriksa kontras memastikan teks tetap terbaca oleh semua pengunjung.
Meniru warna referensi: Ketika Anda menemukan warna menarik di sebuah gambar, fitur sampling menyalinnya secara akurat.
Membuat gradien latar: Saat butuh latar modern, pembuat gradien menghasilkan kode CSS siap pakai. Untuk dokumentasi visual, pasangkan dengan generator tangkapan layar website.
Belajar teori warna: Saat pelajar desain ingin memahami harmoni, generator skema memperlihatkan hubungan warna secara langsung.
Untuk kebutuhan sekali pakai yang sangat spesifik, seperti hanya mengonversi Base64 kembali menjadi berkas gambar, alat terpisah kadang lebih ringkas.
Konteks: Pemilik toko fashion di Shopee ingin warna merek identik di semua kanal penjualan.
Proses:
Hasil: Warna brand tampil seragam di layar dan cetak, memperkuat pengenalan merek di benak pelanggan.
Konteks: Developer front-end harus memastikan halaman fintech lolos standar WCAG sebelum rilis.
Proses:
Hasil: Teks tetap terbaca oleh pengguna low vision, sekaligus mengurangi risiko masalah kepatuhan hukum.
Konteks: Content creator ingin membuat feed Instagram yang selaras dengan foto produk unggulannya.
Proses:
Hasil: Estetika feed terlihat kohesif, dan warna hasil ekstraksi ToolsPivot bisa langsung dipakai di alat desain. Setelahnya, rapikan foto dengan pengubah ukuran gambar sesuai rasio platform.
Konteks: Tim desain sebuah startup menyusun palet lengkap dari satu warna primer.
Proses:
Hasil: Sistem warna utuh dengan warna dominan, sekunder, dan aksen siap dipakai mengikuti aturan 60-30-10. Aset visual pendukung bisa disiapkan lewat pemotong gambar online dan generator QR code untuk promosi.
Setiap format warna punya peran spesifik, dan memilih yang tepat menghindarkan Anda dari hasil yang meleset. HEX dan RGB adalah standar layar untuk web serta CSS, sementara HSL dan HSV memudahkan penyetelan hue dan kecerahan secara intuitif. CMYK memperkirakan warna untuk percetakan, dan OKLCH menjaga kecerahan tetap konsisten antarwarna, keunggulan yang tidak dimiliki HSL biasa.
Poin Penting:
Untuk membuat aset visual dari kode warna ini, Anda bisa memanfaatkan alat teks menjadi gambar sebagai pelengkap.
Rasio kontras WCAG menentukan apakah teks Anda dapat dibaca oleh semua pengunjung, termasuk penyandang low vision. Standar WCAG 2.1 menetapkan rasio minimal 4,5:1 untuk teks normal dan 3:1 untuk teks besar pada level AA, sedangkan level AAA menuntut 7:1. Sekitar 8 persen pria mengalami buta warna, jadi kontras yang cukup saja belum menjamin aksesibilitas penuh.
Poin Penting:
Color picker adalah alat untuk memilih warna dan mendapatkan kode warnanya dalam berbagai format seperti HEX, RGB, dan HSL. Alat ini dipakai desainer dan developer untuk menyalin warna yang tepat ke dalam kode atau desain. Pemilih warna ToolsPivot menyediakan sepuluh format sekaligus dalam satu tampilan.
HEX, RGB, dan HSL adalah tiga cara berbeda untuk menuliskan satu warna yang sama, bukan tiga warna berbeda. HEX memakai kode heksadesimal enam karakter, RGB menyatakan kanal merah, hijau, biru dalam angka 0 sampai 255, dan HSL memakai hue, saturasi, serta kecerahan. Anda bisa mengonversi antar ketiganya lewat alat seperti kalkulator hexadesimal.
Ya, alat ini sepenuhnya gratis tanpa batas pemakaian dan tanpa perlu membuat akun. Anda bisa menyalin kode warna sebanyak yang dibutuhkan kapan saja.
Unggah gambar Anda, lalu klik piksel mana pun untuk langsung mendapatkan kode warnanya. Alat juga menghasilkan palet warna dominan secara otomatis dari keseluruhan gambar.
OKLCH adalah format warna CSS modern yang seragam secara perseptual, terdiri dari Lightness, Chroma, dan Hue. Format ini sangat berguna saat Anda membuat palet dengan tingkat kecerahan yang konsisten, sesuatu yang sulit dicapai dengan HSL biasa.
Tidak, kode CMYK di layar hanyalah perkiraan karena layar memakai ruang warna RGB. Hasil cetak dapat sedikit berbeda tergantung printer, tinta, dan jenis kertas. Selalu minta proof cetak untuk warna yang kritis.
Ya, semua pemrosesan gambar berlangsung sepenuhnya di dalam browser Anda. Foto tidak pernah diunggah atau disimpan di server mana pun, sehingga aman untuk desain rahasia atau foto pribadi.
WCAG 2.1 menetapkan rasio minimal 4,5:1 untuk teks normal dan 3:1 untuk teks besar pada level AA. Level AAA yang lebih ketat menuntut rasio 7:1 untuk teks normal.
Warna komplementer berseberangan di roda warna dan menghasilkan kontras tinggi, cocok untuk tombol dan aksen. Warna analog berdekatan di roda warna dan menciptakan tampilan yang harmonis serta menenangkan.
Fitur eyedropper native memakai EyeDropper API yang tersedia di browser modern seperti Chrome dan Edge. Pada browser yang belum mendukung, tombol ini disembunyikan otomatis, tetapi Anda tetap bisa mengambil warna dari gambar yang diunggah.
Warna dapat tampil berbeda karena setiap layar punya kalibrasi, kecerahan, dan ruang warna yang tidak sama. Untuk warna kritis, uji tampilannya di beberapa perangkat nyata, bukan hanya di satu monitor.
Tidak, warna tersimpan di penyimpanan lokal browser sehingga tetap ada saat Anda kembali. Namun warna bisa hilang jika Anda membersihkan data browser atau memakai mode penyamaran. Selain kode warna, Anda juga bisa mengolah aset seperti Base64 ke gambar atau membuat efek sketsa pensil di ToolsPivot.