Certificate Signing Request (CSR) adalah dokumen terenkripsi yang wajib dibuat sebelum mengajukan sertifikat SSL untuk website Anda. CSR berisi informasi penting seperti nama domain, organisasi, lokasi, dan public key yang akan digunakan Certificate Authority (CA) untuk menerbitkan sertifikat digital. ToolsPivot menyediakan CSR Generation tool gratis yang memungkinkan pembuatan CSR dan private key secara instan tanpa perlu akses server atau pengetahuan teknis command line OpenSSL.
CSR Generation tool berfungsi membuat Certificate Signing Request beserta private key secara otomatis melalui browser. Tool ini menggunakan algoritma kriptografi standar industri seperti RSA 2048-bit atau ECC untuk menghasilkan pasangan kunci yang aman. Proses pembuatan terjadi sepenuhnya di sisi klien, memastikan private key tidak pernah dikirim ke server manapun sehingga keamanan data tetap terjaga.
Administrator website, developer, dan pemilik bisnis online merupakan pengguna utama tool ini. CSR diperlukan saat mendaftarkan SSL baru, melakukan renewal sertifikat, atau migrasi hosting. UMKM Indonesia yang mengelola toko online di platform seperti Tokopedia, Shopee, atau website mandiri sangat terbantu dengan kemudahan pembuatan CSR tanpa bantuan teknis.
Banyak pemilik website kesulitan membuat CSR karena prosesnya memerlukan akses cPanel atau perintah OpenSSL di server. ToolsPivot CSR Generation menghilangkan hambatan teknis ini dengan menyediakan form sederhana yang menghasilkan CSR dan private key dalam hitungan detik, siap digunakan untuk aktivasi SSL di berbagai provider seperti Niagahoster, Dewaweb, atau IDCloudHost.
Pembuatan Instan Tanpa Server: Generate CSR lengkap dengan private key dalam hitungan detik tanpa perlu akses root server, cPanel, atau menjalankan perintah OpenSSL yang kompleks.
Keamanan Client-Side Processing: Seluruh proses kriptografi terjadi di browser pengguna sehingga private key tidak pernah meninggalkan perangkat Anda dan tetap rahasia sepenuhnya.
Kompatibilitas Universal: CSR yang dihasilkan kompatibel dengan semua Certificate Authority terkemuka termasuk DigiCert, Sectigo, GeoTrust, dan Let's Encrypt untuk berbagai jenis sertifikat SSL.
Dukungan Algoritma Modern: Pilihan algoritma RSA 2048-bit hingga 4096-bit serta ECC untuk keseimbangan optimal antara keamanan tingkat tinggi dan performa handshake yang cepat.
Format Output Standar: CSR dihasilkan dalam format PEM yang diterima secara universal dan langsung dapat di-paste ke form aktivasi SSL tanpa konversi tambahan menggunakan SSL converter.
Gratis Tanpa Batasan: Akses penuh ke semua fitur tanpa biaya berlangganan atau batasan jumlah CSR yang dapat dibuat untuk berbagai domain dan subdomain.
Validasi Input Otomatis: Sistem memvalidasi format Common Name dan field lainnya untuk memastikan CSR yang dihasilkan memenuhi standar CA/Browser Forum.
Common Name Input: Field untuk memasukkan Fully Qualified Domain Name (FQDN) seperti www.domain.com atau *.domain.com untuk sertifikat wildcard.
Organization Details: Input lengkap untuk nama organisasi, unit organisasi, kota, provinsi, dan kode negara sesuai standar X.509.
Key Algorithm Selection: Pilihan algoritma kunci antara RSA dan ECC dengan berbagai ukuran bit untuk menyesuaikan kebutuhan keamanan dan kompatibilitas.
Key Size Options: Dukungan untuk RSA 2048-bit (standar), 3072-bit, dan 4096-bit serta ECC P-256 dan P-384 untuk keamanan tingkat lanjut.
Instant Generation: Proses pembuatan CSR dan private key dalam hitungan detik dengan satu klik tombol Generate.
Copy to Clipboard: Fungsi salin cepat untuk CSR dan private key ke clipboard agar mudah di-paste ke form aktivasi SSL atau disimpan ke file.
Download Options: Opsi unduh CSR dan private key sebagai file terpisah dengan ekstensi .csr dan .key untuk penyimpanan aman.
CSR Preview: Tampilan preview CSR yang dihasilkan dengan format terstruktur untuk verifikasi sebelum digunakan.
Private Key Protection: Peringatan keamanan untuk menyimpan private key di tempat aman karena diperlukan saat instalasi sertifikat SSL.
Batch Generation Support: Kemampuan membuat multiple CSR untuk berbagai domain dalam satu sesi tanpa perlu refresh halaman.
Mobile Responsive: Interface yang dioptimalkan untuk penggunaan di smartphone dan tablet sehingga dapat generate CSR dari mana saja.
Masukkan Domain: Ketik Common Name berupa nama domain lengkap yang akan diamankan dengan SSL, contohnya www.tokoonline.co.id atau *.bisnis.id untuk wildcard.
Lengkapi Informasi Organisasi: Isi detail organisasi termasuk nama perusahaan, departemen, kota, provinsi, dan pilih ID sebagai kode negara Indonesia.
Pilih Algoritma dan Key Size: Tentukan algoritma RSA atau ECC dan ukuran kunci yang diinginkan, standar yang direkomendasikan adalah RSA 2048-bit.
Generate CSR: Klik tombol Generate untuk memulai proses pembuatan CSR dan private key secara otomatis di browser Anda.
Simpan Private Key: Salin atau unduh private key dan simpan di lokasi aman karena file ini diperlukan saat instalasi sertifikat dan tidak dapat dipulihkan jika hilang.
Gunakan CSR: Copy CSR yang dihasilkan dan paste ke form aktivasi SSL di provider sertifikat pilihan Anda untuk memulai proses penerbitan.
Tool CSR Generation sangat diperlukan dalam berbagai skenario pengelolaan sertifikat SSL untuk keamanan website. Setiap pemilik website yang ingin mengaktifkan HTTPS wajib menyediakan CSR sebagai langkah awal proses sertifikasi.
Skenario Penggunaan Spesifik:
Pendaftaran SSL Baru: Saat pertama kali membeli sertifikat SSL dari provider manapun dan membutuhkan CSR untuk proses aktivasi domain.
Renewal Sertifikat: Ketika masa berlaku SSL akan habis dan diperlukan CSR baru dengan informasi yang sama atau diperbarui untuk perpanjangan.
Migrasi Server: Saat memindahkan website ke hosting baru dan memerlukan CSR fresh untuk instalasi ulang sertifikat di server tujuan.
Upgrade Jenis SSL: Ketika meningkatkan dari DV ke OV atau EV SSL yang memerlukan CSR baru dengan informasi organisasi lengkap untuk proses validasi.
Multi-Domain Setup: Saat mengkonfigurasi sertifikat SAN atau Multi-Domain yang membutuhkan CSR dengan multiple Common Name.
Development Environment: Untuk membuat sertifikat self-signed pada environment staging atau development sebelum menggunakan SSL production.
Private Key Compromise: Jika terjadi kebocoran private key dan diperlukan pembuatan CSR serta key pair baru untuk re-issue sertifikat.
Tool ini tidak diperlukan jika hosting Anda sudah menyediakan fitur AutoSSL atau Let's Encrypt otomatis yang menangani seluruh proses tanpa intervensi manual.
Konteks: Pemilik UMKM Indonesia yang baru membuat website toko online mandiri membutuhkan SSL untuk mengamankan transaksi pelanggan.
Proses:
Hasil: Website toko online siap menerima pembayaran via transfer bank, GoPay, atau OVO dengan koneksi HTTPS terenkripsi yang meningkatkan kepercayaan pembeli.
Konteks: Tim IT perusahaan e-commerce perlu memperbarui sertifikat SSL yang akan expired dalam 30 hari untuk menjaga kontinuitas layanan.
Proses:
Hasil: Sertifikat SSL berhasil diperpanjang tanpa downtime dan pelanggan tetap dapat bertransaksi dengan aman selama 1-2 tahun ke depan.
Konteks: Startup teknologi Indonesia mengelola beberapa subdomain seperti api.startup.id, dashboard.startup.id, dan app.startup.id yang memerlukan satu sertifikat.
Proses:
Hasil: Satu sertifikat wildcard mengamankan semua subdomain saat ini dan yang akan dibuat di masa depan, menghemat biaya dan menyederhanakan manajemen.
Konteks: Bank digital atau fintech memerlukan sertifikat EV SSL untuk menampilkan nama perusahaan di address bar browser dan meningkatkan kredibilitas.
Proses:
Hasil: Setelah proses validasi intensif oleh CA, website fintech menampilkan green bar dengan nama perusahaan yang membangun kepercayaan nasabah.
Pemilihan ukuran kunci (key size) merupakan keputusan penting yang mempengaruhi keamanan dan performa sertifikat SSL Anda. RSA 2048-bit saat ini menjadi standar minimum yang diwajibkan oleh semua Certificate Authority dan browser modern, menawarkan keseimbangan optimal antara keamanan dan kecepatan handshake.
Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan:
| Key Size | Keamanan | Performa | Penggunaan Ideal |
|---|---|---|---|
| RSA 2048-bit | 112-bit | Cepat | Website standar, blog, UMKM |
| RSA 3072-bit | 128-bit | Sedang | Aplikasi sensitif, e-commerce besar |
| RSA 4096-bit | ~140-bit | Lambat | Institusi keuangan, data sangat sensitif |
| ECC P-256 | 128-bit | Sangat Cepat | Mobile apps, API, high-traffic sites |
NIST merekomendasikan RSA 2048-bit untuk penggunaan hingga tahun 2030. Untuk kebutuhan jangka panjang atau data sangat sensitif, pertimbangkan RSA 3072-bit atau beralih ke algoritma ECC yang menawarkan keamanan setara dengan key size lebih kecil dan performa lebih baik.
CSR yang dihasilkan oleh ToolsPivot kompatibel dengan semua provider hosting dan SSL di Indonesia. Setelah mendapatkan CSR, Anda dapat langsung menggunakannya untuk aktivasi sertifikat di berbagai platform lokal maupun internasional.
Provider Hosting Populer:
Pastikan menyimpan private key dengan aman karena file tersebut diperlukan saat melakukan instalasi SSL di server hosting Anda. Private key dan CSR merupakan pasangan yang tidak dapat dipisahkan untuk satu sertifikat.
CSR (Certificate Signing Request) adalah file terenkripsi berisi informasi domain dan public key yang dikirimkan ke Certificate Authority untuk penerbitan sertifikat SSL. Tanpa CSR, CA tidak dapat memvalidasi identitas domain dan menerbitkan sertifikat digital yang valid.
ToolsPivot memproses pembuatan CSR sepenuhnya di browser menggunakan JavaScript sehingga private key tidak pernah dikirim ke server manapun. Pastikan menyimpan private key di lokasi aman dan jangan pernah membagikannya kepada pihak lain.
CSR tidak memiliki masa kadaluarsa karena hanya merupakan permintaan penandatanganan. Namun disarankan membuat CSR baru jika tidak digunakan dalam 30 hari untuk memastikan informasi tetap akurat dan private key belum terkompromi.
RSA 2048-bit direkomendasikan untuk sebagian besar website Indonesia karena menawarkan keamanan memadai hingga 2030 dengan performa handshake optimal. Website fintech atau e-commerce besar dapat mempertimbangkan RSA 3072-bit atau ECC P-256.
Tidak, satu CSR hanya dapat digunakan untuk menerbitkan satu sertifikat SSL. Jika memerlukan sertifikat untuk domain berbeda, Anda harus membuat CSR terpisah untuk masing-masing domain atau menggunakan sertifikat Multi-Domain dengan CSR yang mencakup semua domain.
Untuk wildcard SSL, masukkan Common Name dengan format *.domain.com (contoh: *.tokosaya.co.id). Sertifikat wildcard akan mengamankan domain utama dan semua subdomain tingkat pertama seperti shop.tokosaya.co.id dan blog.tokosaya.co.id.
Format CSR sama untuk semua jenis SSL, perbedaannya terletak pada proses validasi oleh CA. DV hanya memvalidasi kepemilikan domain, OV memvalidasi organisasi, sedangkan EV melakukan verifikasi legal intensif untuk menampilkan informasi perusahaan di browser.
Secara teknis tidak wajib jika private key lama masih aman, namun sangat direkomendasikan membuat CSR dan private key baru saat renewal untuk meningkatkan keamanan. Ini memastikan jika private key lama terkompromi, sertifikat baru tetap aman.
Jika private key hilang sebelum sertifikat terinstal, Anda harus membuat CSR baru dan mengajukan ulang penerbitan sertifikat ke CA. Private key tidak dapat dipulihkan karena memang tidak pernah disimpan oleh sistem demi keamanan.
CSR yang dihasilkan kompatibel dengan semua jenis hosting termasuk shared hosting, VPS, dan dedicated server dengan berbagai control panel seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin, dan server Linux dengan Apache atau Nginx. Gunakan pemeriksa server untuk memastikan kesiapan hosting Anda.
CSR untuk IP address dapat dibuat tetapi sebagian besar CA publik tidak menerbitkan sertifikat untuk IP address atau localhost. Untuk development environment, gunakan generator sertifikat self-signed atau private CA internal perusahaan.
Waktu penerbitan tergantung jenis sertifikat. DV SSL biasanya terbit dalam 5-15 menit setelah verifikasi DNS, OV SSL memerlukan 1-3 hari kerja untuk validasi organisasi, sedangkan EV SSL dapat memakan waktu 1-2 minggu karena proses verifikasi legal yang ekstensif.
Hak Cipta © 2018-2026 oleh ToolsPivot.com. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.
