Pisah Gambar v1.0

Potong gambar menjadi kisi ubin

Image Splitter adalah alat pemotong gambar yang membagi satu foto menjadi beberapa potongan dalam bentuk grid, langsung di dalam browser tanpa mengunggah file ke server. Alat ini menjawab masalah paling sering dialami pengguna Indonesia saat membuat feed Instagram nyambung atau mencetak poster besar dengan printer A4: potongan yang rasionya meleset dan urutan unggah yang tertukar. Image Splitter dari DocPivot menampilkan garis potong sebelum pemotongan dijalankan, menjamin setiap potongan berbentuk persegi 1:1 atau potret 4:5, lalu mengemas semuanya dalam satu file ZIP dengan penomoran urutan posting.

Gambaran Umum Image Splitter

Fungsi Inti

Image Splitter memotong satu gambar menjadi grid potongan berdasarkan jumlah, kolom dan baris, atau ukuran piksel per potongan. Gambar dibaca dan digambar ulang pada kanvas browser, lalu setiap sel grid dipotong dengan aritmetika bilangan bulat yang sama persis dengan yang dipakai saat ekspor, sehingga pratinjau dan hasil akhir tidak pernah berbeda. Seluruh proses di DocPivot berjalan di perangkat Anda, tanpa antrean server dan tanpa batas kuota harian. Hasilnya keluar sebagai satu arsip ZIP, bukan puluhan unduhan terpisah yang berantakan di folder Download.

Siapa yang Paling Sering Menggunakan

Pengguna utamanya adalah admin media sosial UMKM, content creator, guru, dan desainer grafis. Admin toko Tokopedia atau Shopee memakainya untuk membuat puzzle feed katalog produk, guru memakainya untuk mencetak poster mading kelas dari beberapa lembar kertas A4, sedangkan desainer memakainya untuk memecah artwork sebelum dikirim ke percetakan lokal. Developer game juga menggunakannya untuk memotong tileset dan sprite sheet dengan ukuran piksel yang presisi.

Masalah dan Solusinya

Masalah terbesar bukan memotong gambar, melainkan memotong dengan rasio dan urutan yang benar. Aplikasi pemotong biasa menghasilkan potongan dengan rasio bebas, lalu Instagram memangkasnya lagi sesuka hati sehingga wajah atau logo terpotong, dan file bernama image_1 sampai image_9 membuat pengguna salah urutan unggah. Image Splitter memaksa rasio potongan sejak awal dan memberi nama file sesuai urutan posting, sehingga feed jadi nyambung pada percobaan pertama.

Manfaat Utama Image Splitter

  • Privasi penuh: Foto tidak pernah meninggalkan perangkat Anda, sehingga desain klien dan foto pribadi tetap aman. Untuk keamanan tambahan, Anda bisa menghapus metadata foto terlebih dahulu.
  • Urutan posting sudah benar: Nama file mengikuti urutan unggah ke Instagram, jadi Anda tinggal mengunggah dari post01 sampai selesai tanpa berhitung mundur.
  • Rasio potongan terjamin: Pilihan 1:1 dan 4:5 membuat seluruh potongan identik, bukan sekadar pembagian kasar yang ukurannya berbeda beda.
  • Tidak perlu instal aplikasi: Berjalan di Chrome, Safari, atau browser HP mana pun tanpa mengunduh aplikasi grid maker dari Play Store.
  • Bebas dari watermark dan batas harian: Hasil potongan bersih tanpa logo alat, dan jumlah pemotongan tidak dibatasi per hari.
  • Satu file ZIP rapi: Semua potongan masuk dalam satu arsip, bukan sembilan unduhan terpisah yang mudah tertukar urutannya.
  • Peringatan resolusi sebelum terlambat: Alat memberi tahu jika potongan akan terlihat pecah di layar HP, sehingga Anda bisa mengganti gambar sumber sebelum memotong. Kalau gambar sumber terlalu kecil, perbesar dulu dengan pengubah ukuran gambar.

Fitur Inti Image Splitter

  • Delapan preset pembagian: Tersedia 2×2, 3×3, serta pembagian 2, 3, atau 4 bagian ke samping maupun ke bawah hanya dengan satu klik.
  • Grid kustom hingga 10×10: Tentukan sendiri jumlah kolom dan baris sampai 100 potongan untuk layout tidak biasa atau contact sheet.
  • Pembagian berdasarkan ukuran piksel: Masukkan lebar dan tinggi potongan antara 16 sampai 8000 piksel, lalu alat menghitung sendiri berapa kolom dan baris yang muat.
  • Pratinjau garis potong: Garis putus putus digambar tepat pada koordinat potong yang sebenarnya, bukan perkiraan visual.
  • Area buang yang diredupkan: Saat rasio dipaksa, bagian gambar yang akan dibuang ditampilkan gelap dengan area yang dipertahankan tetap terang.
  • Ringkasan sebelum memotong: Satu baris informasi menyebut jumlah potongan dan dimensi pastinya, misalnya 9 potongan berukuran 154 × 154 piksel.
  • Overlap 0 sampai 200 piksel: Tepi potongan bisa dibuat saling tumpang tindih agar mudah disambung dengan selotip atau lem saat dicetak.
  • Bingkai dan sudut membulat: Tambahkan bingkai 0 sampai 60 piksel dengan warna bebas plus radius sudut 0 sampai 80 piksel tanpa menutupi isi foto.
  • Pilihan format keluaran: Pertahankan format asli atau paksa ke JPG, PNG, dan WebP dengan kualitas yang bisa diatur dari 40 sampai 100 persen. Jika ingin mengubah format sebelum memotong, gunakan konverter format gambar.
  • Koordinat grid pada nama file: Setiap nama file memuat posisi baris dan kolomnya, sehingga poster tetap mudah disusun ulang secara manual.
  • Antarmuka 18 bahasa: Tersedia dalam banyak bahasa termasuk Bahasa Indonesia, jadi tidak perlu menebak arti istilah teknis.
  • Unduhan terkontrol: Tidak ada file yang langsung terunduh; panel hasil muncul lebih dulu dan file tersimpan hanya setelah tombol unduh ditekan.

Cara Kerja Image Splitter

  1. Muat gambar. Pilih foto dari perangkat, lalu gambar didekode dan digambar ke kanvas browser tanpa proses unggah.
  2. Tentukan pembagian. Pilih preset, isi grid kustom, atau masukkan ukuran potongan dalam piksel sesuai kebutuhan cetak Anda.
  3. Pilih rasio potongan. Biarkan apa adanya, atau pilih persegi 1:1 maupun potret 4:5 agar alat memangkas bagian tengah gambar sesuai rasio grid.
  4. Periksa pratinjau. Lihat garis potong dan area yang akan dibuang, lalu ubah pengaturan jika ada wajah, teks, atau logo yang terpotong.
  5. Unduh ZIP. Tekan tombol proses, panel hasil muncul lengkap dengan daftar potongan, kemudian simpan satu file ZIP berisi seluruh potongan. Semua tahap ini dijalankan DocPivot di dalam browser, bukan di server.

Tiga Cara Menentukan Pembagian

Orang menjelaskan pembagian gambar dengan tiga bahasa yang berbeda, dan Image Splitter menerima ketiganya. Ada yang berpikir dalam jumlah potongan, ada yang berpikir dalam kolom dan baris, dan ada yang berpikir dalam ukuran kertas atau ukuran tile. Tabel berikut membantu Anda memilih mode yang paling cepat untuk kebutuhan Anda.

ModeYang Anda masukkanYang dihitung alatCocok untuk
JumlahPreset 2×2, 3×3, atau 2, 3, 4 bagianJumlah kolom dan barisFeed Instagram, carousel, banner bertingkat
KustomKolom dan baris sampai 10×10Tidak menghitung apa pun, mengikuti angka AndaLayout tidak lazim, contact sheet
UkuranLebar dan tinggi potongan, 16 sampai 8000 pikselJumlah kolom dan baris, dibulatkan ke atasPoster cetak A4, peta game, tileset

Pada mode ukuran, pembulatan selalu ke atas supaya tidak ada sisa gambar yang hilang di tepi. Setelah potongan tercetak, Anda bisa menggabungkan gambar menjadi PDF agar lebih mudah dikirim ke tempat percetakan.

Kapan Menggunakan Image Splitter

Gunakan Image Splitter setiap kali satu gambar harus tampil di banyak bingkai, baik bingkai digital maupun lembar kertas. Alat ini paling bernilai ketika hasil akhirnya harus tersusun kembali dengan rapi, karena di situlah rasio dan urutan menjadi penentu.

  • Membuat puzzle feed: Satu desain besar dipecah menjadi 9 atau 12 kotak agar profil Instagram terlihat menyatu.
  • Carousel panorama: Foto lebar dibagi menjadi beberapa slide 4:5 yang terasa mengalir saat digeser.
  • Cetak poster lintas kertas: Desain besar dibagi sesuai ukuran A4 atau F4 untuk dicetak dengan printer rumahan.
  • Mading dan dekorasi kelas: Guru mencetak struktur organisasi atau jadwal piket berukuran besar tanpa pergi ke percetakan.
  • Katalog produk bertema: Foto produk dibagi menjadi deretan tiga kotak untuk satu baris feed yang konsisten.
  • Aset game dan tileset: Sprite sheet dipotong dengan ukuran piksel tetap agar langsung terbaca engine.
  • Materi presentasi: Diagram besar dipecah menjadi beberapa bagian agar terbaca di slide dan layar kecil.
  • Konten WhatsApp Status: Gambar panjang dibagi agar setiap bagian tetap terbaca tanpa perlu diperbesar.

Untuk gambar yang hanya perlu dirapikan tepinya, memangkas gambar lebih tepat daripada memotongnya menjadi grid. Begitu juga jika tujuannya menyatukan beberapa foto, bukan memecah satu foto, gunakan pembuat kolase.

Kasus Penggunaan

Toko Fashion di Shopee

Konteks: Admin toko fashion ingin membuat feed Instagram nyambung untuk peluncuran koleksi Lebaran.

  • Desain banner 3240 × 4050 piksel disiapkan di Canva
  • Mode preset 3×3 dipilih dengan rasio potongan 4:5
  • Pratinjau dicek agar wajah model tidak terpotong garis grid

Hasil: Sembilan potongan diunggah berurutan dan grid tersusun sempurna tanpa perlu menghapus postingan.

Guru SD yang Membuat Poster Kelas

Konteks: Guru perlu mencetak poster struktur organisasi kelas berukuran besar dengan printer A4.

  • Mode ukuran dipakai agar setiap potongan setara satu lembar kertas
  • Overlap 20 piksel diaktifkan sebagai area sambungan
  • Potongan dicetak lalu disambung dengan selotip di bagian belakang

Hasil: Poster sebesar empat lembar A4 selesai tanpa biaya percetakan digital.

Desainer Freelance untuk Klien UMKM

Konteks: Desainer mengerjakan spanduk dari CorelDRAW dan perlu contoh potongan untuk persetujuan klien.

  • File diekspor sebagai PNG resolusi tinggi
  • Grid kustom 4×2 dipakai sesuai pembagian panel spanduk
  • Bingkai putih 10 piksel ditambahkan agar batas panel terlihat jelas

Hasil: Klien menyetujui layout lewat WhatsApp tanpa harus membuka file desain asli.

Developer Game Indie

Konteks: Developer perlu memecah sprite sheet menjadi frame terpisah berukuran seragam.

  • Mode ukuran diisi 64 × 64 piksel sesuai standar aset
  • Format PNG dipilih agar transparansi tetap utuh
  • Nama file berkoordinat dipakai untuk memetakan frame animasi

Hasil: Seluruh frame siap diimpor ke engine tanpa penamaan ulang secara manual. Untuk versi ringan yang dipakai di web, potongan bisa dikecilkan lebih dulu dengan kompresor gambar.

Urutan Unggah agar Feed Instagram Nyambung

Feed Instagram tersusun mundur, jadi potongan harus diunggah dari kanan bawah menuju kiri atas. Setiap unggahan baru masuk ke posisi kiri atas dan mendorong postingan lama ke kanan dan ke bawah, sehingga mengunggah dari potongan pertama justru membalik seluruh gambar. Image Splitter memberi nomor file sesuai urutan unggah, dengan post01 sebagai potongan kanan bawah, jadi Anda cukup mengikuti angkanya.

Satu hal yang jarang dibahas alat sejenis: tampilan grid profil sekarang memakai pratinjau yang lebih tinggi dari format persegi lama. Artinya potongan 4:5 masih bisa terpangkas sedikit di bagian atas dan bawah saat dilihat di halaman profil. Solusinya sederhana, letakkan wajah, logo, dan teks penting di area tengah potongan, bukan menempel di tepi. Sebelum mengunggah, pastikan orientasi foto sudah benar dengan memutar gambar bila perlu.

Batasan yang Perlu Anda Ketahui

Beberapa hal memang tidak bisa dilakukan sekaligus, dan lebih baik Anda mengetahuinya sebelum memotong. Overlap dan rasio potongan tetap tidak dapat aktif bersamaan, karena potongan di tepi grid tidak punya tetangga untuk dipinjam pikselnya sehingga ukurannya akan lebih kecil dari potongan tengah. Ketika rasio tetap dipilih, kontrol overlap otomatis disembunyikan.

Memilih rasio juga berarti membuang sedikit piksel sisa. Jika grid tidak membagi habis area yang sudah disesuaikan, sisanya dihilangkan agar semua potongan benar benar identik. Tanpa rasio tetap, sisa piksel dialihkan ke baris dan kolom terakhir sehingga tidak ada satu piksel pun yang hilang dan potongan bisa disusun ulang tanpa celah. Pada gambar sumber berukuran kecil, rasio 4:5 bisa meleset sekitar satu piksel karena dimensi potongan selalu bilangan bulat.

Gambar beresolusi rendah diberi peringatan, bukan diperbesar secara paksa. Foto 600 piksel yang dibagi 3×3 menghasilkan potongan 200 piksel, dan alat menyebutkan angka itu apa adanya alih alih mengarang detail yang tidak ada. Perlu diingat juga bahwa sudut membulat hanya benar benar transparan pada format yang punya kanal alpha; pada JPG sudutnya diisi warna. Jika file akhir harus berformat JPG, mengubah PNG ke JPG sebaiknya dilakukan setelah pemotongan.

Privasi dan Keamanan Data

Gambar Anda tetap berada di perangkat sendiri dari awal sampai file ZIP terbentuk. Tidak ada unggahan, tidak ada penyimpanan sementara di server, dan tidak ada kunci API atau layanan pihak ketiga yang menyentuh file Anda. Pendekatan ini penting bagi pengguna yang menangani foto pelanggan, dokumen internal, atau materi kampanye yang belum dirilis, terutama sejak berlakunya UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi yang menuntut kehati hatian dalam memindahkan data pribadi ke pihak lain. Karena seluruh pemrosesan DocPivot berjalan lokal, tidak ada data yang berpindah untuk diperiksa siapa pun. Anda bisa memverifikasi sendiri isi metadata gambar dengan pembaca data EXIF sebelum dan sesudah memotong.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Laporkan Bug

HUBUNGI KAMI

info@toolspivot.com

ALAMAT

Ward No.1, Nehuta, P.O - Kusha, P.S - Dobhi, Gaya, Bihar, India, 824220

Alat kami yang paling populer