Masukkan hingga 40 domain (Setiap domain harus berada di baris terpisah)
Class C IP Checker adalah alat SEO yang mengidentifikasi apakah beberapa domain berbagi blok IP Class C yang sama. Ketika membangun backlink dari berbagai sumber, praktisi SEO harus memastikan link berasal dari IP yang berbeda untuk menghindari penalti Google. ToolsPivot menyediakan Class C IP Checker gratis yang dapat menganalisis hingga 20 domain sekaligus, membantu Anda memverifikasi diversifikasi sumber backlink dan mendeteksi potensi jaringan PBN.
Class C IP Checker ToolsPivot bekerja dengan melakukan DNS lookup pada setiap domain yang dimasukkan, kemudian mengekstrak dan membandingkan oktet ketiga dari alamat IP. Alat ini menampilkan IP lengkap setiap domain dan menandai domain mana saja yang berbagi Class C IP yang sama. Proses pengecekan berlangsung secara simultan untuk efisiensi maksimal, menggunakan lookup DNS yang akurat untuk resolusi alamat IP.
SEO specialist dan link builder adalah pengguna utama alat ini. Mereka menggunakannya untuk audit backlink profile, verifikasi vendor link building, dan deteksi jaringan PBN sebelum membeli backlink. Pemilik UMKM yang mengelola SEO sendiri juga memanfaatkannya untuk memastikan strategi link building mereka aman.
Backlink dari domain yang berbagi IP Class C sama dianggap Google sebagai link dari sumber yang sama, mengurangi nilai SEO-nya. Class C IP Checker mengidentifikasi kesamaan IP ini sebelum Anda menginvestasikan waktu dan biaya, mencegah pembelian backlink yang tidak efektif atau bahkan berbahaya bagi ranking website.
Deteksi Jaringan PBN Instan: Identifikasi domain yang kemungkinan bagian dari Private Blog Network berdasarkan kesamaan Class C IP dalam hitungan detik, melindungi website dari penalti Google.
Validasi Vendor Link Building: Verifikasi apakah backlink yang ditawarkan vendor benar-benar berasal dari sumber IP yang terdiversifikasi sebelum melakukan pembayaran. Kombinasikan dengan cek backlink untuk analisis komprehensif.
Audit Backlink Profile Mendalam: Evaluasi existing backlink profile untuk menemukan konsentrasi link dari IP Class C yang sama yang bisa memicu red flag dari algoritma Google.
Optimasi Budget Link Building: Hindari pembelian backlink dari domain yang berbagi IP dengan link yang sudah Anda miliki, memaksimalkan ROI strategi link building Anda.
Pengecekan Bulk Domain Efisien: Analisis hingga 20 domain sekaligus tanpa perlu pengecekan manual satu per satu yang memakan waktu.
Gratis Tanpa Batasan Harian: Gunakan Class C IP Checker ToolsPivot tanpa biaya dan tanpa limit penggunaan harian, ideal untuk audit skala besar.
Data IP Real-Time Akurat: Dapatkan informasi IP terkini langsung dari DNS resolver, bukan dari database yang mungkin outdated.
Bulk Domain Input: Masukkan hingga 20 domain dalam satu kali pengecekan dengan format satu domain per baris untuk efisiensi kerja maksimal.
Resolusi IP Lengkap: Tampilkan alamat IP lengkap setiap domain termasuk semua empat oktet, bukan hanya Class C range. Gunakan domain ke IP untuk konversi individual.
Highlight Duplicate Class C: Tandai visual otomatis untuk domain yang berbagi Class C IP sama dengan warna berbeda agar mudah diidentifikasi.
Tampilan IP Address Lengkap: Lihat full IP address (xxx.xxx.xxx.xxx) untuk setiap domain, memudahkan analisis lebih lanjut.
Export Hasil Analisis: Unduh hasil pengecekan dalam format yang dapat digunakan untuk dokumentasi atau laporan klien.
Status Domain Detection: Identifikasi domain yang tidak aktif, parking, atau memiliki masalah DNS yang menghalangi resolusi IP.
Response Time Display: Lihat kecepatan response DNS setiap domain sebagai indikator tambahan kualitas hosting.
Hostname Information: Tampilkan hostname server yang menghosting domain untuk insight tentang provider hosting yang digunakan.
No Registration Required: Gunakan alat langsung tanpa perlu membuat akun atau login, menjaga privasi penelitian SEO Anda.
Mobile-Responsive Interface: Akses dan gunakan Class C IP Checker dari perangkat mobile saat bekerja di lapangan atau meeting dengan klien.
Input Domain List: Masukkan daftar domain yang ingin diperiksa ke dalam text area, satu domain per baris tanpa prefix http:// atau https://.
Inisiasi Pengecekan: Klik tombol "Check" untuk memulai proses analisis. ToolsPivot akan memproses semua domain secara paralel.
DNS Resolution: Sistem melakukan DNS lookup untuk mendapatkan IP address aktual setiap domain dari authoritative name server.
Ekstraksi Class C: Oktet ketiga dari setiap IP address diekstrak untuk perbandingan (contoh: dari 192.168.1.100, Class C adalah 192.168.1.x).
Analisis & Visualisasi: Hasil ditampilkan dengan penandaan warna untuk domain yang berbagi Class C IP, memudahkan identifikasi kesamaan.
Class C IP Checker paling bermanfaat saat Anda perlu memverifikasi diversifikasi sumber backlink atau mengevaluasi kualitas layanan link building. Situasi kritis meliputi audit sebelum pembelian backlink skala besar, evaluasi portfolio domain untuk akuisisi, dan pengecekan rutin backlink profile existing.
Sebelum Membeli Paket Backlink: Minta daftar domain dari vendor dan verifikasi bahwa mereka tidak berbagi Class C IP yang sama.
Audit Backlink Profile Bulanan: Periksa secara berkala apakah backlink baru yang diperoleh berasal dari IP yang terdiversifikasi menggunakan cek domain authority.
Evaluasi Kompetitor Link Sources: Analisis dari mana kompetitor mendapatkan backlink untuk mengidentifikasi potensi jaringan PBN mereka.
Due Diligence Pembelian Domain: Verifikasi bahwa portfolio domain yang akan dibeli tidak terkonsentrasi di satu provider hosting.
Quality Check Guest Post Network: Pastikan website yang menerima guest post benar-benar independen dan bukan bagian dari jaringan sama.
Validasi Outreach Campaign Results: Konfirmasi bahwa backlink dari kampanye outreach berasal dari sumber yang benar-benar berbeda.
Deteksi Link Farm: Identifikasi apakah sekumpulan website yang menawarkan link adalah bagian dari link farm berdasarkan kesamaan IP.
Untuk website e-commerce dan bisnis yang bergantung pada organic traffic, pengecekan Class C IP sebaiknya dilakukan sebelum setiap investasi link building signifikan dan sebagai bagian dari audit SEO triwulanan.
Konteks: Agency SEO Indonesia menerima penawaran paket 50 backlink dari vendor dengan harga Rp 2.500.000 yang mengklaim domain berkualitas.
Proses:
Hasil: Menghindari pembelian backlink dari jaringan PBN yang berpotensi menyebabkan penalti manual dari Google.
Konteks: Pemilik toko Shopee dan Tokopedia ingin membangun network website pendukung untuk mendiversifikasi traffic source.
Proses:
Hasil: Network website yang terlihat natural bagi Google dengan IP yang terdiversifikasi optimal.
Konteks: Startup fintech ingin memahami strategi link building kompetitor yang ranking di posisi 1-3 untuk target keyword.
Proses:
Hasil: Strategi link building original yang tidak menduplikasi approach kompetitor dan terhindar dari potensi network bermasalah.
Konteks: Content manager mengelola 30 guest post per bulan untuk klien korporat dan perlu memastikan diversifikasi.
Proses:
Hasil: Portfolio guest post yang natural dan terdiversifikasi, memaksimalkan nilai SEO dari setiap submission.
Konteks: Investor digital asset ingin membeli portfolio 15 website niche dengan total nilai Rp 150 juta.
Proses:
Hasil: Keputusan investasi yang informed dengan pemahaman penuh tentang risiko konsentrasi IP dalam portfolio.
IP address terdiri dari empat oktet yang dipisahkan titik (contoh: 192.168.1.100). Class C IP merujuk pada tiga oktet pertama yang mengidentifikasi network. Dalam contoh tersebut, Class C adalah 192.168.1.x dimana x bisa bernilai 0-255. Dua domain dengan IP 192.168.1.100 dan 192.168.1.150 berbagi Class C yang sama karena tiga oktet pertama identik. Google menggunakan informasi ini untuk mengidentifikasi apakah multiple backlink berasal dari sumber yang benar-benar berbeda atau hanya domain berbeda pada server yang sama. Untuk pengecekan IP individual, gunakan alat alamat IP saya.
Diversifikasi Class C IP adalah komponen penting dalam strategi link building yang aman dan efektif. Targetkan minimal 80% backlink berasal dari Class C IP yang unik untuk menghindari footprint yang mudah terdeteksi. Prioritaskan backlink dari hosting provider berbeda dan lokasi geografis yang beragam. Ketika membangun PBN sendiri, distribusikan domain ke minimal 5-10 hosting provider berbeda. Gunakan cek SEO website secara berkala untuk memantau kesehatan backlink profile dan identifikasi konsentrasi IP yang perlu diperbaiki. Perhatikan juga bahwa beberapa hosting besar seperti Cloudflare menggunakan IP range yang sangat luas, sehingga kesamaan Class C dalam kasus ini mungkin kurang signifikan.
Class C IP adalah bagian dari alamat IP yang terdiri dari tiga oktet pertama (contoh: 192.168.1.x). Dalam SEO, backlink dari domain yang berbagi Class C IP sama dianggap Google berasal dari sumber yang sama, sehingga nilai SEO-nya berkurang dibandingkan backlink dari IP yang benar-benar berbeda.
ToolsPivot Class C IP Checker dapat menganalisis hingga 20 domain dalam satu kali pengecekan. Untuk analisis lebih banyak domain, Anda dapat melakukan pengecekan dalam beberapa batch.
Ya, Class C IP Checker ToolsPivot sepenuhnya gratis tanpa batasan jumlah penggunaan harian. Anda dapat menggunakannya untuk audit skala besar tanpa biaya apapun.
Hasil analisis akan menampilkan semua IP address lengkap. Domain yang berbagi Class C IP sama akan ditandai dengan warna yang sama untuk identifikasi visual yang mudah.
Tidak selalu buruk, tetapi perlu diwaspadai. Beberapa domain berbagi Class C IP secara natural karena menggunakan hosting populer. Yang berbahaya adalah ketika mayoritas backlink berasal dari Class C IP yang sama, mengindikasikan manipulasi link.
Untuk pengecekan IP domain tunggal, Anda bisa menggunakan tool konversi domain ke IP atau Class C IP Checker dengan memasukkan satu domain saja.
Class A menggunakan oktet pertama sebagai network identifier (x.0.0.0), Class B menggunakan dua oktet pertama (x.x.0.0), dan Class C menggunakan tiga oktet pertama (x.x.x.0). Untuk analisis SEO, Class C paling relevan karena menunjukkan kedekatan hosting.
Domain yang menggunakan Cloudflare CDN seringkali menampilkan IP Cloudflare, bukan IP origin server. Ini adalah situasi normal dan tidak mengindikasikan manipulasi link karena Cloudflare adalah layanan CDN legitimate yang digunakan jutaan website.
Distribusikan domain PBN ke berbagai hosting provider berbeda, gunakan kombinasi shared dan dedicated hosting, dan pastikan setiap provider memiliki IP range berbeda. Verifikasi dengan cek broken link bahwa semua domain aktif sebelum membangun link.
Rekomendasi umum adalah tidak lebih dari 10-15% backlink berasal dari Class C IP yang sama. Persentase lebih tinggi bisa memicu red flag algoritma Google, terutama jika domain-domain tersebut juga memiliki kesamaan lain seperti registrar atau nameserver.
Class C IP Checker fokus pada alamat IP, tetapi Anda dapat menggunakan tool hosting checker terpisah untuk mengidentifikasi provider hosting spesifik setiap domain.
Export hasil analisis, kelompokkan domain berdasarkan Class C IP yang sama, hitung persentase konsentrasi, dan sertakan rekomendasi diversifikasi dalam laporan audit. Kombinasikan dengan index checker untuk memastikan semua domain terindeks Google.
Hak Cipta © 2018-2026 oleh ToolsPivot.com. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.
